Wazir Muhaemin : “Alim Hendra Pembohong” Kegiatan di Makassar Bukan Ramah-Tamah Tapi Konsultasi Publik AMDAL

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-Tidak tinggal diam, Wazir Muhaemin angkat bicara dalam menanggapi pernyataan pihak perusahaan PT. Baoshuo Taman Industry Invesment Group (BTIIG) dan PT. Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) dalam rilis hak jawab kepada sejumlah media terkait pelaksanaan konsultasi publik Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jum’at, 24 April 2026.

Menurut Wazir sapaan aktivis yang kerap menyuarakan aspirasi masyarakat Morowali ini, pernyataan perusahaan justru bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Ia menilai bahwa proses yang disebut sebagai “konsultasi publik” tersebut, tidak transparan dan tidak partisipatif, serta tidak melibatkan masyarakat yang terdampak langsung di wilayah lingkar industri PT. BTIIG dan IHIP.

“Pernyataan yang disampaikan oleh Alim Hendra maupun perntataan dalam hak jawab, tidak mencerminkan kenyataan. Ini bentuk pembelokan informasi kepada publik. Kami menilai ini sebagai kebohongan, maka saya bisa bilang kalau Alim Hendra pembohong,” tegas Wazir.

Wazir juga menyoroti bahwa kegiatan yang awalnya disebut hanya sebagai “ramah tamah”, ternyata berubah menjadi forum konsultasi publik AMDAL tanpa pemberitahuan yang layak kepada masyarakat terdampak. Seharusnya, konsultasi publik mengenai AMDAL dapat melibatkan masyarakat terdampak secara langsung.

Baca Juga:  Penerbangan Perdana Pesawat FLY JAYA Resmi Dibuka, Rute Makassar- Morowali- Bone

“Proses harus dilakukan secara terbuka dan dapat diakses. Tidak boleh ada manipulasi informasi dalam tahapan AMDAL. Jika sejak awal proses sudah tidak jujur, maka bagaimana masyarakat bisa percaya pada hasilnya?,” ujar Wazir.

Untuk itu tanggapan tegas masyarakat melalui Aliansi masyarakat lingkar kawasan industri PT. BTIIG dan PT. IHIP menyatakan sikap, bahwa kami menolak hasil konsultasi publik yang dilakukan di Makassar dan mendesak evaluasi terhadap pihak-pihak yang terlibat. Selain itu, kami pun menuntut keterlibatan penuh masyarakat lingkar industri dalam setiap proses AMDAL berikutnya.

“Untuk saat ini, perlu saya sampaikan bahwa kami tengah melakukan konsolidasi dalam agenda rencana aksi unjukrasa Masyarakat Lingkar Kawasan Industri PT. BTIIG dan PT. IHIP yang rencananya akan dilaksanakan pada, Selasa, 28 April 2026,” Pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Demo PT RUJ, Ini Tuntutannya 
Warga Desa Nambo VS Security PT RUJ, Sepakat Damai 
Hak Jawab PT BTIIG, Soal Konsultasi Publik AMDAL DI Makassar 
PT IMIP Buka Job Fair, Ini Syarat dan Cara Mendaftarkan 
Pemda Berikan Bantuan Mobil Bus Polres Morowali 
Kunker di Polres Morowali, Kapolda Sulteng Resmikan Lima Gedung
Babinsa Koramil 1311-09/Bahodopi, Komsos di Desa Labota
Pansus DPRD:Target PAD Morowali Belum Maksimal, Masih Bergantung Tranfer Pusat 
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:07 WIB

DPD Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Demo PT RUJ, Ini Tuntutannya 

Sabtu, 25 April 2026 - 14:22 WIB

Warga Desa Nambo VS Security PT RUJ, Sepakat Damai 

Sabtu, 25 April 2026 - 12:49 WIB

Hak Jawab PT BTIIG, Soal Konsultasi Publik AMDAL DI Makassar 

Sabtu, 25 April 2026 - 12:23 WIB

Wazir Muhaemin : “Alim Hendra Pembohong” Kegiatan di Makassar Bukan Ramah-Tamah Tapi Konsultasi Publik AMDAL

Jumat, 24 April 2026 - 13:19 WIB

PT IMIP Buka Job Fair, Ini Syarat dan Cara Mendaftarkan 

Berita Terbaru

Daerah

Warga Desa Nambo VS Security PT RUJ, Sepakat Damai 

Sabtu, 25 Apr 2026 - 14:22 WIB