Kepala BKN, Prof. Zudan: Suksesi Pejabat Bisa Lebih Cepat dengan Manajemen Talenta

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKN  Prof. Zudan(tengah),(foto:ist)

 

dteksinews,Jakarta – Humas BKN, Dalam proses asesmen sebagai tahapan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Utama di lingkungan Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang dilaksanakan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kepala BKN, Prof. Zudan, menilai bahwa pengisian jabatan strategis tidak lagi bisa dilakukan secara konvensional, melainkan harus berbasis pada manajemen talenta yang terukur dan berkelanjutan. Oleh karena itu, menurutnya, sistem seleksi JPT perlu disempurnakan dengan penerapan manajemen talenta secara menyeluruh.

“BKN terus menyempurnakan sistem seleksi JPT agar benar-benar mampu memilih pejabat yang tepat pada posisi yang tepat. Sistem seleksi untuk memilih pejabat yang tepat dalam posisinya terus kita kembangkan dengan menggunakan manajemen talenta. Ini menjadi instrumen penting untuk mewadahi kader-kader terbaik sesuai kebutuhan dan spesifikasi jabatan,” ungkapnya dalam pembukaan tahapan asesmen seleksi JPT Utama BSN, Senin (23/02/2026) di Kantor BKN Pusat, Jakarta.

Prof. Zudan juga menjelaskan dengan sistem manajemen talenta yang matang akan mempercepat proses pengisian jabatan tanpa mengorbankan kualitas. Ketika sistem ini sudah terbentuk secara optimal, Prof. Zudan sebut pengisian jabatan dapat berlangsung lebih cepat karena proses suksesor telah dipersiapkan secara berjenjang. “Kalau kepala jabatan kosong minggu ini, minggu depan seharusnya sudah bisa dilantik. Karena suksesornya sudah disiapkan secara sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya optimistis.

Baca Juga:  Pangdam XIII/ Mdk Pimpin Apel Gelar Pasukan Kunker RI 1 Wilayah Sulteng 

Dalam proses asesmen yang ditangani oleh Tim Asesmen BKN lewat Pusat Penilaian Kompetensi ASN, para kandidat ini akan menjalani lima instrumen penilaian utama, yakni psikotes, analisis kasus, _Leaderless Group Discussion_ (LGD), dan presentasi. Seluruh tahapan dirancang untuk mengukur kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, hingga potensi kepemimpinan strategis. Tahapan asesmen ini sendiri akan berlangsung mulai 23 s.d 24 Februari 2026.

Proses asesmen BKN akan memastikan seleksi JPT Utama tidak hanya memenuhi prosedur administratif, tetapi benar-benar menghasilkan pemimpin yang profesional dan berintegritas sesuai kebutuhan organisasi dan reformasi birokrasi.(*/dteksinews)

Sumber: Humas BKN

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Morowali Apresiasi BPKK Kendari, Dorong Penguatan UMKM melalui Talent Innovation Hub Reguler 
 Diduga Sadap Istana , Jenderal Bintang 4 ‘L’ dan Sejumlah Perwiri Tinggi Diamankan Divisi Propam Mabes Polri 
Wabup Iriane Iliyas Tutup Orientasi PPPK 2026:Tekankan Profesionalisme, Integritas, dan Loyalitas
Ukir Prestasi, Peserta Kominfo-SP Morowali Dominasi Predikat Terbaik Orientasi PPPK 2026
 1.439   Mahasiswa Menerima Bantuan Pemkab  Morowali, Tahap Dua Pencairan Rp17 Miliar 
Wabup Morowali Buka Sosialisasi BOSP 2026: Kelola Dana Secara Transparan dan Akuntabel
Ganti Paspor Baru, Paspor Lama Masih Bisa Disimpan! Simak Penjelasan Imigrasi Morowali
Pengurus Cabang  JMSI Kabupaten Banggai, Resmi Dikukuhkan  
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 05:20 WIB

Pemkab Morowali Apresiasi BPKK Kendari, Dorong Penguatan UMKM melalui Talent Innovation Hub Reguler 

Selasa, 3 November 2026 - 13:07 WIB

 Diduga Sadap Istana , Jenderal Bintang 4 ‘L’ dan Sejumlah Perwiri Tinggi Diamankan Divisi Propam Mabes Polri 

Selasa, 3 November 2026 - 11:52 WIB

Wabup Iriane Iliyas Tutup Orientasi PPPK 2026:Tekankan Profesionalisme, Integritas, dan Loyalitas

Selasa, 3 November 2026 - 08:19 WIB

 1.439   Mahasiswa Menerima Bantuan Pemkab  Morowali, Tahap Dua Pencairan Rp17 Miliar 

Selasa, 3 November 2026 - 08:06 WIB

Wabup Morowali Buka Sosialisasi BOSP 2026: Kelola Dana Secara Transparan dan Akuntabel

Berita Terbaru