Seskab Teddy: Bantah MBG kurangi Program & Anggaran Pendidikan, bahkan ditambah.

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya,(foto:ist)

 

dteksinews, Jakarta-Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meluruskan sejumlah narasi keliru yang menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) memangkas anggaran pendidikan, menyebabkan sekolah terbengkalai, serta mengabaikan kesejahteraan guru.

Anggaran pendidikan 2026 telah disepakati bersama Pemerintah, DPR, & Badan Anggaran DPR, termasuk isi serta peruntukannya.

Faktanya, seluruh program pendidikan strategis di periode sebelumnya tetap berjalan tanpa ada yang dihentikan bahkan ditambah.

1. Program pendidikan terus diperkuat:

– KIP dan PIP terus berjalan.

– Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, akses pendidikan diperluas melalui Sekolah Rakyat bagi anak putus sekolah dan dilengkapi tempat tinggal, pendidikan, makan bergizi, dan jaminan kesehatan. Hingga tahun lalu, jumlah siswa telah mencapai hingga 20 ribu siswa di 166 sekolah, dengan target 100 sekolah tambahan tahun ini.

2. Infrastruktur pendidikan ditangani konkret:

Baca Juga:  Demokrasi Indonesia Butuh Fondasi Kuat, Bamsoet Tekankan Pembenahan Partai Politik

– Walaupun sekolah adalah kewenangan Pemda, Pemerintah pusat melakukan renovasi sekitar 16.000 sekolah pada 2025 dengan anggaran ±Rp17 triliun.

– Percepatan digitalisasi pembelajaran melalui distribusi 280.000 TV digital, yang akan terus ditingkatkan.

3. Kesejahteraan tenaga pendidik diperhatikan:

– Walaupun Gaji Honorer adalah kewenangan Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat memberikan insentif yang setelah 20 tahun (2005-2025) naik menjadi 400.000 rupiah.

– ⁠Tunjangan Guru Non ASN naik dari 1.500.000 menjadi 2.000.000 rupiah di tahun 2025.

– ⁠Transfer ke guru langsung per bulannya, setelah sebelumnya per tiga bulan dan melalui Pemda.

Penegasan ini menunjukkan bahwa tidak ada pengurangan program dan anggaran pendidikan. Yang ada adalah penambahan serta lebih fokus dan detail baik untuk siswa, guru, dan sekolah.(*/dteksinews)

Sumber: Seskab Teddy

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelola Karier 6,7 Juta ASN, BKN Fokus Perkuat Digitalisasi dan Sistem Merit
Presiden Prabowo Resmikan RSUD Kabupaten Pesisir Barat 
Jaga Jakarta Barat Tetap Aman, Polisi Gelar Patroli dan Gelar Razia Stasioner
226 Personel Ikuti Apel Pagi Jam pimpinan, Polres Jakbar Perkuat Komitmen Pelayanan Prima
Dari Kabupaten Pesisir Barat, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Modernisasi Layanan Kesehatan Nasional
Presiden Prabowo  Menerima  Menteri Kesehatan, Laporkan Hasil PHTC 
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
Presiden Prabowo Terima Ketua  DEN
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:55 WIB

Kelola Karier 6,7 Juta ASN, BKN Fokus Perkuat Digitalisasi dan Sistem Merit

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:39 WIB

Presiden Prabowo Resmikan RSUD Kabupaten Pesisir Barat 

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:26 WIB

Jaga Jakarta Barat Tetap Aman, Polisi Gelar Patroli dan Gelar Razia Stasioner

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:17 WIB

226 Personel Ikuti Apel Pagi Jam pimpinan, Polres Jakbar Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:10 WIB

Dari Kabupaten Pesisir Barat, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Modernisasi Layanan Kesehatan Nasional

Berita Terbaru

Kesehatan

Presiden Prabowo Resmikan RSUD Kabupaten Pesisir Barat 

Rabu, 10 Jun 2026 - 10:39 WIB