Terkait Penggeloan TPI,Ini Pandangan Umum Fraksi Perindo  

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asgar Wahab Sekretaris Fraksi Perindo ,( foto: dok  dteksinews.co.id)

 

dteksinews,Morowali- Fraksi Perindo pertayakan tentang pengelolaan Tempat Pengolahan Ikan ( TPI) Kabupaten Morowali .Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Perindo Asgar Wahap pada saat rapat paripurna DPRD Morowali, Rabu(9/7/2025) dalam pandangan umum

fraksi Perindo Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Morowali terhadap, pengantar nota keuangan dalam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah APBD perubahan tahun 2025, dan Rancangan peraturan daerah usulan pemerintah daerah Kabupaten Morowali tentang pengelolaan tempat pelelangan ikan.Kamis(10/7/2025)

Dalam pandangan umumnya Asgar Wahab pertanyakan dan menyampaikan tentang Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan:

1. Pengelolaan tempat pengelolaan ikan TPI memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan perekonomian daerah TPI yang dikelola dengan baik dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi yang berkelanjutan, tempat pemasaran hasil tangkapan, serta sarana pembinaan nelayan. Namun fraksi perindo memandang bahwa pengelolaan TPI seringkali dihadapkan pada berbagai tantangan termasuk masalah sanitasi, dan kurangnya fasilitas yang memadai.

2. Kami Fraksi Perindo mendukung dibentuknya Perda pengelolaan TPI agar nantinya Perda ini menjadi pedoman yang jelas dalam mengelola TPI, sehingga tidak terjadi tumpang tindik atau tarik-menarik kepentingan dalam pengelolaan TPI. Ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian para nelayan, serta meningkatkan PAD Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali meningkatkan PAD dari hasil distribusi pelelangan ikan secara transparan dan bertanggung jawab yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Morowali pada umumnya.

3. Oleh karena itu, Perda ini dibentuk harus dapat melindungi nelayan setiap kali mendapatkan hasil tangkapannya, sehingga harga ikan bisa dikendalikan sesuai harga pasar dan melindungi nelayan setiap kali melelangkan ikannya di TPI.

Baca Juga:  Diduga Konslet Listrik,Teras  Kantor Bupati Morowali Terbakar 

4. Perda ini juga menjadi pedoman yang tegas bagi pemerintah daerah kabupaten dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat nelayan di Kabupaten Morowali Oleh karena itu, pengelolaan TPI dapat menjadi regulator/pengatur antara nelayan yang menjual ikan dengan para pelelang yang membeli ikan. Atas dasar hal- hal tersebut di atas, sebagai data dasar kami Fraksi Perindo, ada beberapa hal yang perlu kami pertanyakan sebagai berikut;

a. Berapa jumlah nilai yang di Kabupaten Morowali dan berapa jumlah kapal berdasarkan GT kapal di Kabupaten Morowali.

b. Berapa ton ikan di TPI dalam 3 tahun terakhir berdasarkan jenis ikan?

c. Berapa PAD dari distribusi pelelangan ikan di TPI dalam 3 tahun terakhir?

d. Kapal penangkap ikan Bungku Selatan dan Menui Kepulauan, tidak bisa melakukan penjualan di luar otonomi daerah Kabupaten Morowali.

e.Saat ini banyak kapal nelayan yang tidak memiliki izin.

5. Terkait pengelolaan tempat pelelangan ikan, kami fraksi pelindung perindu menyarankan agar pemerintah daerah juga harus memperhatikan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia pendukungnya sehingga nantinya akan terwujudnya multifier effect bagi kemajuan perikanan di wilayah perairan kabupaten Morowali. Sejauh mana persiapan pemerintah daerah dalam memperhatikan sarana dan prasarana serta SDM dalam mengoptimalkan TPI yang ada? Mohon tanggapanya.

Semoga pemerintah sekarang bisa memperhatikan sarana dan prasarana pengelolaan tempat pelelangan ikan.

6. Terkait pengawasan pengelolaan TPI juga di perlu ditingkatkan, sehingga dalam pelayanan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas TPI yang ada. Kemudian sejauh mana proses pengawasan pemda dalam proses pengelolaan TPI yang ada?,Tutup Asgar Wahab.

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup
Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi
Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan
Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?
Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali
Perkuat  Kemitraan ,PWI  Silaturahmi  dengan Polda Sulawesi Tengah 
RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Pastikan Operasional dan Investasi Berlanjut
Jaga Keamanan  Tetap Kondusif, Babinsa Pererat Silaturahmi  Dengan Warga Binaan 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:22 WIB

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:02 WIB

Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:55 WIB

Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:32 WIB

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB

Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali

Berita Terbaru

Berita

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Jan 2026 - 15:22 WIB

Berita

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Jumat, 16 Jan 2026 - 02:32 WIB