Seminar Awal Revisi RPKD 2025–2029, Pemkab Morowali Perkuat Strategi Penanggulangan Kemiskinan  

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten  Morowali  menggelar  Seminar Awal Revisi RPKD 2025–2029, Perkuat Strategi Penanggulangan Kemiskinan,(foto:ist)

 

 

dteksinews,Morowali – Pemerintah Kabupaten Morowali melaksanakan Seminar Awal Revisi Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Morowali Tahun 2025–2029, Senin (09/03/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2020 tentang tata kerja Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Bupati Morowali yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Drs. Yusman Mahbub, M.Si menegaskan pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah dalam proses penyusunan dokumen tersebut, khususnya dalam penyediaan data yang akurat serta perumusan program yang tepat sasaran.

Menurutnya, meskipun pertumbuhan ekonomi Kabupaten Morowali tergolong tinggi dengan pendapatan per kapita yang cukup besar, masih terdapat persoalan ketimpangan distribusi pendapatan sehingga angka kemiskinan tetap perlu mendapatkan perhatian serius.

“Keberhasilan penanggulangan kemiskinan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, akademisi maupun masyarakat, agar pembangunan yang inklusif dapat terwujud,” ujarnya.

Baca Juga:  Danyonmarhanlan VII Kupang Mayor Marinir Horiyanto, Pimpin Upacara Pemakaman  Kopda Satrio Tino  Taopan 

Di kesempatan itu, Ketua Tim Penyusun dari Universitas Tadulako, Prof. Dr. Muhtar Lutfi, S.E., M.Si, menjelaskan bahwa kemiskinan merupakan kondisi ketika seseorang atau kelompok masyarakat tidak terpenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat.

Menurutnya, pengukuran tingkat kemiskinan dapat dilihat melalui sejumlah indikator penting, antara lain persentase penduduk miskin, garis kemiskinan, indeks kedalaman kemiskinan, serta indeks keparahan kemiskinan.

Prof Muhtar menambahkan, penyusunan dokumen RPKD bertujuan untuk menyelaraskan berbagai program penanggulangan kemiskinan melalui koordinasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta para pemangku kepentingan lainnya. Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman kebijakan pembangunan daerah dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Morowali pada periode 2025–2029.

Melalui seminar awal ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menyamakan persepsi serta memberikan masukan dalam penyusunan dokumen RPKD yang implementatif, sehingga program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Morowali dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran.(*/dteksinews)

Sumber:IKP

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Personel Pos TNI AL Bahodopi, Berhasil Selamat Nakoda dan ABK Kapal Tenggelam 
Perduli Lingkungan, Satgas  TMMD Ke-129 Bersama Siswa SMPN 2 Umbele Tanam Mangrove 
Personel Satgas TMMD Ke-129,Serahkan Bantuan Bola Kaki kepada Karang Taruna Desa Umbele
Program Kasad”Bersatu dengan Alam” Satgas TMMD Ke-129 Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Umbele 
Sepekan, Satresnarkoba Polres Morowali Utara Berhasil sita 56 Peket Shabu dan Amakan 4 Orang Pelaku 
Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS
Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat
Pemerintah  Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan 
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Personel Pos TNI AL Bahodopi, Berhasil Selamat Nakoda dan ABK Kapal Tenggelam 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Perduli Lingkungan, Satgas  TMMD Ke-129 Bersama Siswa SMPN 2 Umbele Tanam Mangrove 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Personel Satgas TMMD Ke-129,Serahkan Bantuan Bola Kaki kepada Karang Taruna Desa Umbele

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Program Kasad”Bersatu dengan Alam” Satgas TMMD Ke-129 Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Umbele 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Sepekan, Satresnarkoba Polres Morowali Utara Berhasil sita 56 Peket Shabu dan Amakan 4 Orang Pelaku 

Berita Terbaru