Tiga Problem Dasar Sampah di Morowali yang Tak Kunjung Selesai

- Penulis

Rabu, 26 Februari 2025 - 03:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Sampah terus menjadi masalah meski sudah banyak inovasi dalam pengelolaannya. Sampah plastik dan kemasan produk kebutuhan sehari-hari (jenis sampah anorganik), dianggap tak berharga sehingga tidak terkelola dengan baik.Rabu(26/2/2025)

Head of Department Environmental PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park), Yundi Sobur, mengatakan, hari ini sampah menjadi sebuah permasalahan yang harus menjadi perhatian dan perlu mendapat penanganan lebih komprehensif. Tak lagi menjadi tanggungjawab pemerintah saja, namun semua pihak, baik masyarakat, para pelaku usaha, dan elemen masyarakat lainnya harus ikut ambil bagian.

“Harapannya, setiap individu bisa terlibat, mereka bisa lebih peduli dan mengelola sampah yang mereka hasilkan sendiri,” kata Yundi Sobur, Rabu (26/02/25).

IMIP sendiri telah banyak program yang dijalankan untuk mengurai problematika sampah ini. Utamanya di Kecamatan Bahodopi sendiri. Mulai dari memberikan hibah mesin incinerator, menyelenggarakan pelatihan pengelolaan sampah agar bernilai ekonomis, membentuk kelompok swadaya masyarakat yang bertugas memilah dan mendaur ulang sampah, hingga mengusulkan ke pemerintah desa agar ada Perdes (Peraturan Desa) yang mengatur penanganan sampah ini.

Wawi Priyono, Pengawas Lingkungan Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup Morowali, dalam kegiatan workshop pengelolaan sampah dalam rangka peringatan HPSN 2025 yang diselenggarakan oleh PT IMIP pada Sabtu (22/02/2025) menyebut, setiap harinya warga Bahodopi menghasilkan 200 ton sampah. Sehingga dalam sebulan, ada 6.000 ton sampah yang harus dicarikan solusi agar dapat diurai.

Baca Juga:  Kasi Humas Polres Morowali Ipda  Abd Hamid, Raih Penghargaan Dari Bidhumas Polda Sulteng

“Kami (DLH Morowali) juga sudah coba melakukan pelatihan kepada masyarakat. Menambah jumlah fasilitas bak sampah. Contohnya kontainer sampah yang ada di Desa Labota,” urai Wawi Priyono.

Saat ini, kata Wawi Priyono, sudah ada Surat Edaran tentang pengurangan sampah plastik yang dikeluarkan oleh pemeritah Morowali pada Januari 2025 kemarin. Secara umum dalam surat edaran itu disebutkan agar warga dan/atau para pelaku usaha bisa terlibat dalam program pengurangan sampah plastik di Morowali.

Berdasarkan Website Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional, Kementerian Lingkungan Hidup RI, tahun 2024, jumlah timbulan sampah di Morowali sebanyak 62.214,26 ton. Hanya 5.326,65 ton saja yang bisa ditangani, dan 1.509,31 ton lainnya yang bisa dikurangi.

“Bagi kami, pengadaan fasilitas bukan menjadi sebuah solusi. Harus dari sumbernya, yaitu dari diri kita sendiri,” jelas Wawi Priyono. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Morowali Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Masyarakat Desa Ipi   
Imigrasi Morowali Tegas dalam Penegakan Hukum, 55 WNA Telah Dideportasi
Bupati Iksan Apresiasi TNI Bangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Ipi
Merah Putih Berkibar di Gunung Cycloop, TNI Bersama Warga Papua Perkuat Persatuan
Seskab Hadiri Rapat  Pleno Persiapan  Hut RI ke-81 
Terima Rektor Universitas Perwira Purbalingga, Bamsoet Dorong Kampus Selaraskan Pendidikan dengan Kebutuhan Dunia Kerja
Kesbangpol Morowali Bagikan Bendera Merah Putih, Jelang HUT ke-81 RI
Lepas Kontingen Kwarcab Morowali Ke Jamnas XII, Bupati Iksan: Jaga Nama Baik Morowali  
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bupati Morowali Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Masyarakat Desa Ipi   

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Morowali Tegas dalam Penegakan Hukum, 55 WNA Telah Dideportasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:12 WIB

Bupati Iksan Apresiasi TNI Bangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Ipi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Merah Putih Berkibar di Gunung Cycloop, TNI Bersama Warga Papua Perkuat Persatuan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Terima Rektor Universitas Perwira Purbalingga, Bamsoet Dorong Kampus Selaraskan Pendidikan dengan Kebutuhan Dunia Kerja

Berita Terbaru