PW Muhammadiyah Sulteng bersama peserta saat pembukaan Workshop,(FOTO:IST)
dteksinews, Palu- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Palu (Muhipa) menggelar workshop peningkatan mutu pendidikan bagi Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) dan kepala program keahlian selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula SMK Muhipa tersebut dirangkaikan dengan Baitul Arqam.
Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Dr. Mustamin Idris, M.Pd., yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, workshop bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial dan profesionalisme Wakasek serta kepala program keahlian dalam mengelola pendidikan yang bermutu, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, peningkatan mutu sekolah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan, tata kelola, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta kemampuan sekolah merespons perkembangan zaman dan kebutuhan industri.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesamaan visi dan memperkuat komitmen seluruh unsur sekolah untuk menjadikan SMK Muhipa semakin maju, unggul, dan mampu melahirkan lulusan yang kompeten serta berkarakter,” ujarnya.
Mustamin menambahkan, pelaksanaan workshop yang dirangkaikan dengan Baitul Arqam menjadi bagian penting dalam memperkuat dimensi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Dengan demikian, peningkatan kompetensi profesional berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keislaman dan ideologi Muhammadiyah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PW Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Dr. Fery, S.Sos., M.Si.; Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PW Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Slamet Indradi, S.P., M.Pd.; serta Kepala SMK Muhipa, Siti Rahma, S.Pd., M.M.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sulawesi Tengah, Dr. Saharuddin, M.Pd., sebagai narasumber.
Saharuddin mengharapkan agar Workshop diharapkan menghasilkan sejumlah langkah strategis dalam penguatan tata kelola sekolah, peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan program keahlian, serta peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.
Selain aspek profesional, Baitul Arqam, menurut Ketua MPKSDI PW Muhammadiyah Sulteng, Fery, diarahkan untuk memperkuat pemahaman keislaman, Kemuhammadiyahan, integritas, dan karakter kepemimpinan bagi para pengelola pendidikan di lingkungan SMK Muhipa.(*)














