Salah satu Bayi ditemukan ditempat sampah Dusun Keurea saat dirawat tim medis Puskesmas Bahodopi ,(FOTO:IST)
dteksinews, Morowali- Sepekan di wilayah Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali telah terjadi insiden yang mengemparkan warga.
Pasalnya telah beredar berita di media sosial, telah ditemukan Bayi berjenis laki-laki yang diduga dibuang oleh orang tuanya .Senin(5/10/2026)
Berdasarkan informasi di Facebook yang di share oleh Jhyren Reavella” Baru berapa hari baby di dapat di bawa jembatan.
Hari ini terjadi lagi baby laki-laki di dapat di buang juga.Di tempat pembuangan sampah berbungkus plastik merah Dikeurea.
Apa yg ada dalam pikiranmu perempuan ,Sampai kau tega lakukan ini pada anak yg tak berdosa
Kalau kau tidak menginginkan dia atau keberadaan seorang anak.Kenapa memang kau berbuat baru tidak mauko tanggung jawab untuk mengurusnya
Dan kalau tidak mauko urus iii kasih orang kasian Janganko buang kasian.
Semoga baby ganteng ini sehat bersama orang tua barunya ,” Katanya dalam status di Fesbook.

Bayi berjenis laki-laki ditemukan dibawah jembatan Desa Padabaho, Kecamatan Bahodopi, sudah meninggal dunia(FOTO:IST)
Sementara itu, informasi yang beredar di Fesbook , bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut sempat dirawat di Puskesmas Bahodopi , hingga akhirnya meninggal dunia.
Ditempat lain berselang beberapa hari kejadian yang sama, telah ditemukan Bayi berjenis laki-laki di Dusun Keurea, Kecamatan Bahodopi, dan diduga dibuang oleh orang tuanya.
Banyak para Nitizen banyak yang memberikan komentar beragam, terkait ditemukan kasus bayi dibuang diwilayah Kecamatan Bahodopi, dan meminta agar pihak terkait melakukan tindakan tegas kepada para pelakunya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Morowali Ipda Yunus saat di konfirmasi mellaui WhatsApp membenarkan, “Info dari Polsek Bahodopi terkait berita tersebut betul ditemukan bayi kemarin tgl 4 okt 2026 di desa keurea Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali. Kemudian setelah pers Polsek Bahodopi mengetahui hal tersebut langsung membawa ke puskesmas Bahodopi sekitar jam 18.40 WITA untuk dilakukan perawat medis,” Tandasnya (pri)














