Teknologi Face Recognition Dukcapil Tingkatkan Efisiensi dan Akurasi Layanan BPJS Kesehatan

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2024 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta – Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inovasi digital terbaru BPJS Kesehatan. Untuk meningkatkan layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat atau JKN-KIS, BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi Frista, di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Senin (8/7/2024).

Frista menggunakan teknologi Face Recognition (FR) atau fitur wajah untuk mengidentifikasi dan autentikasi peserta JKN-KIS mengakses berbagai layanan BPJS Kesehatan.

Menurut Dirjen Teguh Setyabudi, dengan adanya FR yang dikelola Ditjen Dukcapil, keamanan semakin meningkat karena penggunanya dipastikan yang bersangkutan langsung. “Hal ini akan mengurangi fraud yang terjadi di lapangan. Juga dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi layanan JKN,” kata Teguh Setyabudi.

Dirjen Teguh juga mengatakan, untuk menjamin keamanan siber pihaknya terus berbenah memperkuat tembok cyber security. Dukcapil sendiri telah mendeklarasikan go digital dalam pelayanannya, dengan menyediakan layanan online untuk semua urusan administrasi kependudukan, dan tidak lagi menggunakan tanda tangan dan cap basah pada dokumen kependudukan.

“Semuanya beralih ke barcode, sehingga masyarakat bisa cetak mandiri dokumen kependudukan menggunakan kertas HVS biasa. Yang terbaru urusan pelayanan publik bakal menggunakan Identitas Kependudukan Digital atau IKD yang terus diperkaya fiturnya kelak menjadi INA-Pass. Fungsinya akan persis seperti Sing-Pass di Singapura,” terang Teguh.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menyatakan, implementasi Frista akan memberikan dampak besar pada peningkatan layanan JKN. “Dengan teknologi ini proses verifikasi identitas peserta akan menjadi lebih cepat dan akurat, sehingga mampu mengurangi antrean dan meminimalisir kesalahan,” ujar Ghufron.

Ghufron menambahkan, inovasi ini selaras dan mendapatkan dukungan penuh Ditjen Dukcapil Kemendagri dengan Addendum Kelima Perjanjian Kerjasama BPJS Kesehatan.

Baca Juga:  Dirjen Dukcapil Dorong Pelayanan Prima di Dinas Dukcapil se-NTT

“Sistem face recognition yang digunakan dalam Frista mampu mengenali wajah baik pada foto, video, maupun secara real-time dengan tingkat keakuratan yang tinggi. Teknologi ini memiliki potensi besar dalam memastikan bahwa hanya peserta yang berhak yang dapat mengakses layanan JKN. Ini juga merupakan langkah besar dalam mencegah penipuan dan penyalahgunaan identitas,” jelas Ghufron.

Ghufron menerangkan melalui Frista memungkinkan penerapan single identity menggunakan KTP elektronik sebagai alternatif pengganti Kartu JKN dalam melakukan verifikasi dan validasi eligibilitas peserta.

Selain itu, ini akan meningkatkan validitas dan kualitas data peserta sesuai kepemilikan NIK pada KTP-el serta memanfaatkan elemen data foto dari Dukcapil sebagai dasar validasi pada implementasi sistem face recognition.

“Dalam konteks pelayanan kesehatan, kemudahan layanan bagi peserta Program JKN akan memberikan dampak yang sangat besar. Frista tidak hanya akan mempermudah proses verifikasi, tetapi juga akan meningkatkan pengalaman peserta dalam mengakses layanan kesehatan. Ini adalah langkah konkret menuju layanan kesehatan yang lebih inklusif,” tegas Ghufron.

Implementasi Frista akan dilakukan secara nasional pada layanan JKN, memastikan bahwa setiap peserta JKN di seluruh Indonesia dapat merasakan manfaat dari teknologi terbaru ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi Kebijakan Umum DJSN, Asih Eka Putri mengatakan inovasi Frista ini menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan relevan dengan keadaan. Saat ini zaman sudah serba digital dan BPJS Kesehatan paham dengan selalu mengedepankan kebutuhan customer.

“Zaman sudah berubah, semua serba digital dan kita harus terus mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, face recognition juga merupakan bentuk kendali mutu dan kendali biaya serta pencegahan fraud,” kata Asih.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 132/Tadulako Kunker ke Kodim 1311/Morowali, Perkuat Soliditas dan Semangat Pengabdian Prajurit
 PT IMIP Donasikan 136 Kantong Darah
Kontingen Garuda TNI AD Dominasi Kasau Cup 2026, Raih Juara Umum I dan III
Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh
Presiden Prabowo Dorong Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara
Presiden Prabowo,Membuka Jalan Bagi Pendidikan Kelas Dunia di Indonesia.  
Danrem 132/ Tdl Kunker  Koramil 1306-17/ Sausu
Menko Polkam Hadiri Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:14 WIB

Danrem 132/Tadulako Kunker ke Kodim 1311/Morowali, Perkuat Soliditas dan Semangat Pengabdian Prajurit

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:34 WIB

 PT IMIP Donasikan 136 Kantong Darah

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:21 WIB

Kontingen Garuda TNI AD Dominasi Kasau Cup 2026, Raih Juara Umum I dan III

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:27 WIB

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Senin, 22 Juni 2026 - 13:25 WIB

Presiden Prabowo Dorong Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara

Berita Terbaru

Berita

 PT IMIP Donasikan 136 Kantong Darah

Selasa, 23 Jun 2026 - 06:34 WIB