PT Vale Gelar Promkes, Ratusan Warga Antusias Ikuti Edukasi Pencegahan DBD dan TBC

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Vale Gelar Promkes, Ratusan Warga Antusias Ikuti Edukasi Pencegahan DBD dan TBC di Ulu Baula,(foto:ist)

 

 

dteksinews, Kendari-PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya di Kabupaten Kolaka. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) terkait pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Tuberkulosis (TBC) yang digelar di Desa Ulu Baula, Kecamatan Baula, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga Desa Ulu Baula mulai dari anak-anak hingga lansia tampak hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Camat Baula, Syahrial Darmawan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Vale yang terus menghadirkan edukasi kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting mengingat kasus DBD di wilayah Baula masih kerap terjadi.

“Kasus DBD di Kecamatan Baula cukup sering terjadi. Pada tahun 2025 tercatat empat kasus, sedangkan pada tahun 2024 mencapai 20 kasus. Tentu pada tahun 2026 ini kami tidak ingin kejadian serupa kembali terulang,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting terutama menjelang musim penghujan yang identik dengan meningkatnya risiko penyebaran DBD.

“Olehnya itu kami berterima kasih kepada PT Vale yang telah berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembangnya nyamuk penyebab DBD. Jangan menunggu ada korban baru kita bergerak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Baula, Sukmawati, mengingatkan masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna meningkatkan derajat kesehatan keluarga.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada obat khusus untuk menyembuhkan DBD. Penanganan biasanya dilakukan melalui perawatan medis, termasuk transfusi darah pada kondisi tertentu.

“DBD bisa menyebabkan pendarahan di hidung, telinga, bahkan berujung pada kematian. Karena itu pencegahan sangat penting. Jika ada anggota keluarga yang terindikasi DBD, segera perbanyak asupan makanan dan minuman untuk mengganti cairan tubuh yang hilang,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa nyamuk penyebab DBD berkembang biak di air bersih yang tergenang, seperti di selokan, pot bunga, atau kolam yang tidak terawat.

Baca Juga:  Bupati Morowali, Apresiasi Kolaborasi TNI dalam Pembangunan Jembatan Perintis Garuda  

Pencegahan dapat dilakukan melalui gerakan 3M, yakni menguras tempat penampungan air minimal seminggu sekali, menutup rapat wadah yang berisi air, serta mengubur atau menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air.

“Untuk pencegahan tambahan bisa dilakukan fogging serta memelihara ikan pemakan jentik nyamuk di kolam,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Manajemen PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani, menegaskan bahwa risiko DBD biasanya meningkat saat musim penghujan sehingga langkah pencegahan harus dilakukan lebih dini.

“Jika satu orang terkena DBD, maka orang di sekitarnya juga berpotensi tertular. Kelompok yang paling rentan adalah balita karena daya tahan tubuhnya masih lemah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penanganan penyakit seperti DBD dan TBC tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau tenaga kesehatan semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Penanganan DBD dan TBC adalah tanggung jawab bersama. Karena itu kami rutin melaksanakan kegiatan promosi kesehatan setiap bulan di Kecamatan Baula dan Pomalaa,” katanya.

Sementara itu, Health Educator PT Vale IGP Pomalaa, Mokhammad Syifak, menjelaskan bahwa kegiatan Promkes merupakan agenda rutin perusahaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan di desa-desa wilayah pemberdayaan.

“Harapan kami melalui kegiatan ini masyarakat dapat memahami cara mencegah dan menekan penyebaran DBD. Begitu juga dengan TBC, masyarakat perlu mengetahui bagaimana penularannya dan cara pencegahannya. Kami ingin upaya pengendalian penyakit ini dimulai dari desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan di Desa Ulu Baula merupakan lanjutan dari program edukasi kesehatan yang dilaksanakan setiap bulan. Materi DBD dipilih karena saat ini mulai memasuki musim penghujan yang meningkatkan risiko kasus DBD, sedangkan materi TBC diberikan sebagai dukungan terhadap program pemerintah menuju Indonesia bebas TBC pada tahun 2030.

Melalui kegiatan ini, PT Vale berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan semakin meningkat sehingga mampu menekan angka penyebaran penyakit menular di wilayah Baula dan sekitarnya. Di akhir kegiatan, para warga yang mengikuti kegiatan promkes PT Vale tersebut diberi bingkisan sembako. (*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026
Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026
Jangan Sampai Terlambat! Paspor yang Tak Diambil dalam 1 Bulan Dapat Dibatalkan
60 Persen Pekerja IMIP Gen Z, Ruang bagi Angkatan Produktif
Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Tersedia Babinsa 1311-09 Bahodopi Rutin Pantau Di Wilayah Binaan 
Bamsoet: Konsolidasi Kekuasaan Presiden Prabowo Perlu Diperkuat untuk Percepat Penyelesaian Persoalan Bangsa
Polres Morowali Tangkap Bandar Sabu Di Kawasan PT.IGIP,  Barang Bukti 7,21 Gram
Pemkab Morowali Apresiasi BPKK Kendari, Dorong Penguatan UMKM melalui Talent Innovation Hub Reguler 
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:32 WIB

Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026

Kamis, 5 November 2026 - 05:27 WIB

Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026

Kamis, 5 November 2026 - 02:48 WIB

Jangan Sampai Terlambat! Paspor yang Tak Diambil dalam 1 Bulan Dapat Dibatalkan

Kamis, 5 November 2026 - 02:05 WIB

60 Persen Pekerja IMIP Gen Z, Ruang bagi Angkatan Produktif

Kamis, 5 November 2026 - 01:28 WIB

Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Tersedia Babinsa 1311-09 Bahodopi Rutin Pantau Di Wilayah Binaan 

Berita Terbaru