Rustam Salim Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDP3A) Kabupaten Morowali,(FOTO: DOK dteksinews)
dteksinews, Morowali-Terkait adanya pemberhentian Kepala Desa Pungkooilu Alimuddin Mahmud,Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali sudah sesuai prosedur, karena Kades telah mengudurkan diri sesuai surat penguduran dirinya Nomor Surat :01.001/DS-PKL/1/2026 pada tanggal 3 Januari 2026.
Hal tersebut dibenarkan oleh Rustam Salim Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDP3A) Kabupaten Morowali kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2026]
Menurutnya, bahwa surat pengunduran diri, kemudian disusul surat dalam berita acara yang disampaikan oleh BPD meminta kepada Bupati untuk segera memproses pemberhentian Kepala Desa ,setelah itu disusul surat dari Camat Bungku Tengah untuk diproses surat pengunduran diri Kepala Desa Pungkooli untuk menunjuk Pejabat Kepala Desa Pungkooilu
“Dari sini kita merujuk kepada UU Desa Nomor 6 tahun 2014 dipasal 40 ayat 1 huruf b kepala Desa itu berhenti pertama, karena dia meninggal, kedua, meminta berhenti sendiri atau diberhentikan.Karena Kades meminta sendiri diberhentikan,maka kia berhentikan,” ujarnya.
Memang, disana itu ada pro dan kontra , jadi kami Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemdes , maka kita tegakkan aturan yang ada ,kita tidak memandang siap yang pro dan siapa yang tidak pro Kades. maka kita lakukan proses SK pemberhentain dan sekanjutnya saya berkoordinasi dengan pejabat Pemda Morowali.
Proses sudah melalui SK pemberhentian Kabag Hukum, paraf Kabis Pemdes, paraf Kadis Pemdes, Assisten 1, Sekda dan selanjutnya ditandatangani oleh Bupati Morowali.Kata Rustam
Ia menambahkan, Cuma yang pro dengan Pak Kades ada beberapa poin yang meminta kepada Pemda untuk menjadi pertimbangan
Yang pertama, warga Pungkooilu yang mengingikan kades menjabat kembali lebih dari 50% dibandingkan dari Daftar Pemilih Tetap ( DPT) yang ada ,karena kalau saya lihat yang bertandatangan sekitar 413 untuk mendukung Kades, tetap menduduki jabatan sebagai Kepala Desa ,dari Daftar Pemilih Tetap( DPT) sebanyak 739 itu .
Saya sampaikan pada saat ini tidak pada melaksanakan pemilihan kepala desa ,kalau kita dalam hal pemilihan kepala desa, jika dihitung diatas kertas sudah menang itu, antara yang pro dan kontra, di sudah menang. Akan tetapi kita ini tidak menghitung kekuatan kita dalam pilkades ,akan tetapi kita dalam menegakkan aturan .
Yang kedua, menurut mereka Kades berprestasi , itu benar bahwa tugas kepala desa melaksanakan pembangunan ,pembinaan dan pemberdayaan itu tugas kepala desa.ungkap Rustam
“Jadi pemberhentian Kepala Desa Puungkoilu sudah sesuai prosedur dan aturan yang ada, sesuai SK Bupati Morowali Iksan Nomor:100.3.3.2/KEP 0185 DPMPTSP 2026 tentang pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Kepala Desa Pungkooilu Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali ditetapkan di Bungku pada tanggal 15 April 2026,” Ujar Rustam (pri)














