Prof.Dr.H.Slamet Riadi Cante,Soroti Kinerja Anggota DPRD Provinsi Gorontalo 

- Penulis

Minggu, 21 September 2025 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Palu– Viralnya Video Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, yang mengaku hendak merampok uang negara, menuai sorotan banyak pihak.

Salah satunya, datang dari Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Prof Dr H Slamet Riadi Cante MSi.

Menurut Guru Besar Universitas Tadulako ini, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang mengeluarkan kata-kata akan merampok uang Negara dan sekaligus akan membuat Negara semakin miskin, merupakan pembelajaran yang kurang baik terhadap publik dan para legislator sebagai wakil rakyat.

“Idealnya sebagai wakil rakyat selalu menjadi sosok panutan,” jelasnya.

Kata pengamat kebijakan publik ini, sebagai wakil rakyat, mestinya yang bersangkutan, dalam setiap ucapan dan gerak langkahnya, memiliki nilai keteladanan, bukan justru sebaliknya cenderung mengumbar pernyataan yang tidak memiliki kepedulian terhadap kesulitan kondisi Negara saat ini.

“Ini adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga untuk mereka yang diberikan kepercayaan sebagai wakil rakyat agar memahami status dan perannya,” Jelas Prof Slamet.

Baca Juga:  Video Viral Masyarakat Tangkap Polisi edarkan Narkoba di Bahodopi 'Hoax', Berikut Penjelasan Kapolres Morowali

Kata dia, realitas ini juga menjadi tantangan bagi para pimpinan Partai Politik (parpol) dalam proses rekruitmen terkait mengusung calon legislatif. Pimpinan parpol kata dia, seharusnya lebih mengedepankan jejak rekam, sikap dan karakter para caleg, sehingga menghasilkan anggota DPR dan DPRD yang pantas dan layak.

“Pola pragmatisme dan transaksional, atau karena hanya pertimbangan status sosial yang dimiliki orangtua, lalu kemudian menjadi pertimbangan untuk diusung menjadi calon legislator, sudah saatnya menjadi perhatian untuk dievaluasi oleh pimpinan parpol,” jelasnya.

Seharusnya lanjut Prof Slamet, proses kaderisasi di Parpol patut untuk lebih diutamakan, agar caleg memiliki kematangan berorganisasi dalam pembentukan karakter atau sikap.

“Kasus Anggota DPRD Gorontalo ini menjadi bahan pembelajaran bagi semua pihak, terutama Parpol dalam melakukan rekrutmen caleg. Harapannya parpol menghasilkan legislator yang mumpuni,” pungkasnya.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HLH Sedunia,PT Vale Bersama SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon 
Kapolres Morowali Utara, Tutup Open Tournament Badminton Bhayangkara Cup 2026
Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat
Imigrasi Morowali Gelar Layanan Eazy Passport di Kecamatan Bungku Selatan
Karyawan IMIP Belajar ke Tiongkok Tingkatkan Kompetensi Industri Global 
Polres Morowali Utara gelar Olahraga Bersama jelang Hari Bhayangkara ke-80
Danrem 132/Tdl Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 1311 Morowali 
Ribuan Warga Bungku Ramaikan Jalan Sehat Polres Morowali 
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:06 WIB

HLH Sedunia,PT Vale Bersama SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon 

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:46 WIB

Kapolres Morowali Utara, Tutup Open Tournament Badminton Bhayangkara Cup 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:07 WIB

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:06 WIB

Karyawan IMIP Belajar ke Tiongkok Tingkatkan Kompetensi Industri Global 

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:41 WIB

Polres Morowali Utara gelar Olahraga Bersama jelang Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

Berita

HLH Sedunia,PT Vale Bersama SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon 

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:06 WIB

Nasional

Satgas Yonif 123/Rajawali Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Kamis, 25 Jun 2026 - 09:27 WIB