dteksinews, Jakarta- Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar Focus Group Discussion (FGD) Offline terkait pendampingan Peta Proses Bisnis dan Standar Operasional Prosedur (SOP), bertempat di Aula Hotel Soldadu, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Senin (17/11/2025). Acara FGD Offline tersebut digagas oleh Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal) Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali, dengan menghadirkan fasilitator dari Tim Smart.id, akan berlangsung selama dua hari.
Membuka kegiatan, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Afridin, SH.,M.SA., menyampaikan, peta proses bisnis dan SOP merupakan pondasi tata kelola untuk memastikan pelayanan publik berjalan efektif, efisien, terukur serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tuntutan perkembangan regulasi.
Sehingga, melalui FGD ini dapat menyatukan pemahaman mengenai alur proses pelayanan di masing-masing perangkat daerah, mengidentifikasi masalah dan cela perbaikan, untuk merumuskan proses bisnis dan SOP lebih rasional, agar mendukung reformasi birokrasi serta peningkatan pelayanan publik.
Lebih lanjut, Ia juga meminta kiranya para peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan FGD ini dengan baik dan seluruh proses dapat berpartisipasi aktif, berdiskusi terbuka, memberi masukan agar sama-sama dapat menghasilkan rumusan yang terbaik.
“Pendampingan ini bukan sekedar memenuhi kebutuhan dokumen tetapi memastikan pekerjaan kita sehari-hari lebih terarah, terukur dan yang pastinya dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” ujar Afridin, mewakili Bupati Morowali.
Adapun turut hadir pada kegiatan FGD Offline terkait pendampingan Peta Proses Bisnis dan SOP yakni, Kabag Ortal Setdakab Morowali, Kary Maruduh, S.Sos.,M.Si.,Tim Smart.Id, dan para peserta dari masing-masing OPD Lingkup Pemkab Morowali.(*/dteksinews)














