Pemkab Morowali bersama Komnas HAM Bahas Soal Dampak Pertambangan Nikel di Bidang Ketenagakerjaan dan Kesehatan

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali — Komnas HAM berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar Focus Group Discussion (FGD) membahas dampak pertambangan nikel dalam bidang ketenagakerjaan dan kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Morowali, Senin (22/9/2025), ini merupakan bagian dari pengumpulan data untuk kajian Komnas HAM terkait pertambangan nikel di Indonesia.

FGD tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, Sekretaris Daerah Morowali, Drs. Yusman Mahbub, Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing, tim kajian dan administrasi, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta jajaran pemerintah Kabupaten Morowali.

Dalam sambutannya, Sekda Morowali, Drs. Yusman Mahbub, berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Morowali dapat berperan aktif dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan, khususnya di bidang kesehatan dan ketenagakerjaan.

Baca Juga:  HUT Kemerdekaan RI Ke-79,Polres Morowali dan Jurnalis  Gelar Berbagai Lomba

Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Komnas HAM di Morowali untuk mengikuti jalannya diskusi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Morowali, saya berterima kasih kepada Ketua Komnas HAM dan jajaran yang telah meluangkan waktu datang ke Morowali. Insyah Allah, Morowali akan terus bergerak menangani berbagai persoalan, termasuk masalah sampah, ketenagakerjaan, dan isu-isu lingkungan lainnya,” ungkapnya.

Wabup juga mengingatkan kepada seluruh kepala OPD agar senantiasa bijak dalam mengambil setiap keputusan, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Melalui FGD ini, Komnas HAM bersama pemerintah daerah, perusahaan, dan instansi terkait berkolaborasi mengumpulkan data penting sebagai dasar penyusunan kajian dampak pertambangan nikel di Morowali.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Pemerintah Kabupaten Morowali kepada perwakilan Komnas HAM, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab dan DPRD Morowali Sepakat Empat Ranperda Menjadi Perda 
Fraksi Partai Demokrat:Pemkab Morowali dapat Penilaian WDP dari BPK- RI 2 Tahun Berturut-turut 
Fraksi NasDem Soroti Pemda Morowali,SILPA 848 Miliar 
Kapolres Morowali Utara,Membuka Open Tournament Badminton Bhayangkara Cup 2026 
Usai Pertemuan CSR, Bupati Iksan Turun ke Sawah Uji Alat Pertanian Modern
Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah Lakukan Monitoring dan Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian di Kantor Imigrasi Morowali
Bupati Morowali Evaluasi CSR Perusahaan di Bungku Barat, Bumiraya, dan Witaponda
Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Pastikan Kesiapan Cadangan Pangan dan Infrastruktur Pertanian Nasional
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:31 WIB

Pemkab dan DPRD Morowali Sepakat Empat Ranperda Menjadi Perda 

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:47 WIB

Fraksi Partai Demokrat:Pemkab Morowali dapat Penilaian WDP dari BPK- RI 2 Tahun Berturut-turut 

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:18 WIB

Fraksi NasDem Soroti Pemda Morowali,SILPA 848 Miliar 

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:43 WIB

Kapolres Morowali Utara,Membuka Open Tournament Badminton Bhayangkara Cup 2026 

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:13 WIB

Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah Lakukan Monitoring dan Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian di Kantor Imigrasi Morowali

Berita Terbaru

Berita

Fraksi NasDem Soroti Pemda Morowali,SILPA 848 Miliar 

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:18 WIB