Pemilik Lahan”Anwar Hafid” Pagar Jalan Menuju Wisata Verano Mata Desa Ipi,Ini Penjelasan Disporapar Morowali 

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sudah dibuka Jalan menuju tempat wisata Verano Mata  Desa Ipi yang di pagar oleh pemilik lahan  ” Anwar Hafid “dengan menggunakan batako,(foto:ist)

 

 

dteksinews, Morowali-Terkait dengan adanya pemagaran jalan menuju lahan areal Wisata Verano Mata di Desa Ipi Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali oleh pemilik lahan Anwar Hafid Gubernur Sulawesi Tengah menimbulkan beberapa pertanyaan dan persepsi bagi warga Morowali, khususnya di gruop whatsapps Forum Diskusi dan Informasi Morowali.

Seperti status yang di share oleh salah satu anggota grup Forum Diskusi dan Informasi Morowali “Miris dan menyedihkan serta memalukan jln menuju/dlm Lokasi Obyek Wisata Verano Mata Desa Ipi di Pagar Oleh Pemilik Lahan, Pemda Kab Motowali harus turun tangan,” Senin(4/9)8/2025)

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Daerah Kabupaten Morowali Moh Amin kepada media ini di ruang kerjanya membenarkan bahwa, lahan yang dipagar tersebut adalah milik Pak Anwar Hafid, dan terkait masalah batas lahan,sehingga dipagar mengunakan batako.

Baca Juga:  Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Morowali: Pembangunan Berkualitas, Perkuat Keselarasan dan Sinergitas Bersama

Namun kemarin, kita sudah turun kelapangan terkait batas lahan itu,dan masing-masing punya persepsi tentang batas itu,kalau menurut kami masih agak kemari batas , namun menurut pemilik lahan masih serong ke arah areal Wisata tersebut. Kata Amin

Ditambahkan Amin, sebenarnya kita harus duduk bersama-sama terkait masalah batas lahan ini,dan kemarin memang ada pemagaran lahan tersebut, kita minta agar tidak dilakukan pemagaran,apalagi itu jalan menuju tempat Wisata ,ahkirnya kami tetap diberi ruang untuk masuk diareal Wisata sambil menunggu pertemuan kembali antara pemilik lahan dan pemda Morowali.

“Harapan kami jangan dipalang dulu, cukup dibatas pinggir jalan saja yang dipagar, dan jika nanti tetap pemilik lahan melakukan pemagaran jalan menuju wisata Verano Mata, maka kita coba alihkan dijalan alternatif yang di buka oleh TNI( TMMD)kemarin,”Tutup Amin.

Ditempat lain, Anwar Hafid Gubernur Sulawesi Tengah saat dikonfirmasi terkait pemagaran lahan menuju areal Wisata Vera di Desa Ipi melui via whatsapps, namun tidak aktif.( pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korem 132/ Tdl Bersama  Warga   Bersihkan  Gedung  Juang Palu 
Lantik Pengurus ALTI Jawa Tengah, Wamendagri Bima Dorong Trail Run Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Pemda Morowali dan DPRD Tinjua Lokasi Ruas Jalan yang Dikuasai PT.BTIIG 
Tingkatan Kualitas Pelayanan Publik, KPP Pratama Poso Gelar Forum Konsultasi Publik
Hadirkan Layanan Hukum, Pemkab  Morowali Percepat Persiapan Pengadilan Negeri
Layanan Info Izin Tinggal, Kantor Imigrasi  Morowali  Hadirkan Akses Informasi  yang Lebih Mudah Bagi WNA dan Penjamin
Operasi Nusa Maleo, Bea Cukai Morowali Amankan 310.470 Batang Rokok Ilegal 
Sejumlah  Pejabat Utama Polda Sulteng Dimutasi, Termasuk Kapolres Morowali
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:08 WIB

Korem 132/ Tdl Bersama  Warga   Bersihkan  Gedung  Juang Palu 

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

Lantik Pengurus ALTI Jawa Tengah, Wamendagri Bima Dorong Trail Run Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:39 WIB

Pemda Morowali dan DPRD Tinjua Lokasi Ruas Jalan yang Dikuasai PT.BTIIG 

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:09 WIB

Tingkatan Kualitas Pelayanan Publik, KPP Pratama Poso Gelar Forum Konsultasi Publik

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:41 WIB

Layanan Info Izin Tinggal, Kantor Imigrasi  Morowali  Hadirkan Akses Informasi  yang Lebih Mudah Bagi WNA dan Penjamin

Berita Terbaru

Jakarta

Deretan Smelter Nikel yang Terjerat PKPU, Tak Hanya GNI

Selasa, 30 Jun 2026 - 09:28 WIB