“Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup”
Dulu, kopi hanya dikenal sebagai minuman pahit yang dinikmati oleh orang tua atau pekerja kantoran. Tapi kini, kopi menjelma jadi simbol gaya hidup anak muda urban.
Dari sudut gang hingga pusat perbelanjaan mewah, kedai kopi bermunculan bak jamur di musim hujan.
“Kopi itu bukan cuma minuman, tapi pengalaman,” kata Raka (24), mahasiswa desain yang hampir setiap sore nongkrong di kafe WIB di seputan Kantor Bupati Morowali.
Ia memesan kopi dengan nama rumit copi Americano dan mengabadikannya dalam satu foto untuk tik tok story.
Menurut data dari Asosiasi Kopi Indonesia, konsumsi kopi domestik meningkat lebih dari 13% setiap tahunnya dalam lima tahun terakhir.
Fenomena ini tak lepas dari pengaruh media sosial dan perubahan pola hidup kaum milenial dan Gen Z yang haus akan tempat nongkrong estetik, suasana cozy, dan koneksi internet cepat.
Namun tren ini juga memberi dampak positif bagi petani kopi lokal. Beberapa kafe mulai menampilkan biji kopi single origin dari Toraja, Gayo, hingga Bajawa.(*/dteksinews)














