Mengenal Suku Osing di Banyuwangi

- Penulis

Kamis, 23 Mei 2024 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Banyuwangi- Mengenal suku Osing Banyuwangi, sejarah dan perlawanam Budaya blambangan terjadap Mataram dan dominasi VOC .

Suku Osing menjadi satu dari sekian banyak suku yang di Tanah Air.Jadi, tak hanys suku Jawa atau Batak saja, namun Indonesia masih memiliki beragam suku lain yang me jadi bagianya.

Mengutip informasi dari jurnal berjudul” Suku Osing: Bentuk Perlawanan Budaya Masyarakat Blambangan Terhadap Mataram Islam” karya Gilang Hasbi dan Irma Agustina , masyarakat Osing merupaka salah satu suku uang berada diwilayah Banyuwangi.

Mengenal Suku Osing.Mengancu letak geaografisnya , suku Osing mendiami wilayah Banyuwangi dan menyebar keselurih wilayahnya . Sementara itu, pada asal mualanya , kata ‘Osing’ sendiri memiliki kata ‘ tidak’.

Lebih lanjut,keberadaan suku Osing juga banyak dikaitkan Kerajaan Blambangan yang diketahui sebagai bekas Kerajaan Majapahit .Singkatanya,paska keruntuhan Majapahit .Blambangan menjadi Kerajan sendiri

Akan tetapi seiring waktu justru menjadi sasaran penakluk kerajan lain . Konflik ini membuat sejumlah penduduknya migrasi kedaerah lain .

Baca Juga:  Bupati Iksan Terima Apresiasi dari Wapres Gibran atas Prestasi Penurunan Stunting

Konon,mereka pindak keberbagai tempat seperti lereng gununung Bromo , Bali,dan lainya.

Selain itu, sebagian lain tetap menetap di Blambangan yang saat ini di kenal dengan Banyuwangi .

Selain itu, suku Osing juga kerap dikaitkan dengan puputan bayu .Singkatnya ,sekitar tahun 1771 M , masyarakat Osing menampilkan kegigihanya dalam melawan dominasi VOC .

Kemudian suku Osing sendiri juga memiliki banyak wujud kekayaanya, salah satunya bahasa Osing.

Dalam hal ini,mereka mengunakan bahasanya sendiri yang dinamakan bahasa Osing.Pada sejarahnya, bahasa tersebut dipercaya turun menurun dari bahasa kuno yang sebelumnya digunakan Majapahit.

Akan tetapi, bahasa ini mempunyai dialek yang sedikit berbeda.Termasuk dalam hal penekanan terhadap sejumlah huruf.Sayangnya pengunaan bahasa Osing diketahui semakin jarang pada zaman berkelanjutan.

Tak hanya bahasa, suku Osing juga memiliki wujud kebudayaan lainya.Sebut saja seperti tradisi Tumpeng Sewu, Barong Ider Bumi,, Upacara Adar, Tari- tarian dan lain sebagainnya.(***)

Sumber : sindonews.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 
Kompleksitas Gagasan Kuliah Gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan, Bamsoet Ingatkan Kekuatan Negara Ditentukan Kemampuan Mengelola Konflik dan Menjaga Kepercayaan Publik
Mahasiswi Asal Sambalagi  Suarakan Aspirasi Masyarakat, Dorong Transparansi dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Harapan Pelaku Sektor Riel Setelah Konsolidasi Sektor Moneter dan Fiskal
Satresnarkoba Morowali Amankan Dua Pengedar Sabu 
Menuju Prajurit Berkualitas, Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Pentingnya Seleksi Transparan dan Akuntabel
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:17 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 

Rabu, 23 September 2026 - 11:57 WIB

Kompleksitas Gagasan Kuliah Gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM

Rabu, 23 September 2026 - 10:39 WIB

Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan, Bamsoet Ingatkan Kekuatan Negara Ditentukan Kemampuan Mengelola Konflik dan Menjaga Kepercayaan Publik

Rabu, 23 September 2026 - 10:33 WIB

Mahasiswi Asal Sambalagi  Suarakan Aspirasi Masyarakat, Dorong Transparansi dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Berita Terbaru

Berita

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:17 WIB