Mau Garap Nikel di Morowali, Australia Pastikan Taat Aturan Ini

- Penulis

Kamis, 23 Mei 2024 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,New South Wales – Perusahaan asal Australia, Nickel Industries, telah berkomitmen membangun pabrik dan memproduksi nikel di Morowali, Sulawesi Tengah. Nilai investasi yang digelontorkan US$ 1,76 miliar.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan New South Wales Australia, Hon Anoulack Chanthivong meyakini apapun investasi yang dilakukan Australia khususnya di Indonesia, diyakini akan mematuhi perundang-undangan negara tersebut, terutama terkait keselamatan kerja.

“Saya pikir sebagai warga Australia, kami juga memiliki standar tertentu terkait undang-undang ketenagakerjaan setempat, yaitu memastikan bahwa masyarakat berhak dan dibayar dengan layak,” kata dia ditemui di Kantornya di New South Wales, Australia, dikutip (23/5/2024).

Menurut dia kesejahteraan masyarakat setempat menjadi yang sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, dia meyakini bahwa pemerintah pusat Australia juga akan mengedepankan peraturan perundang-undangan demi memastikan keadilan bagi masyarakat setempat.

“Saya akan memastikan bahwa hal ini mencerminkan nilai-nilai Australia mengenai apa yang kita miliki di sini sebagai sebuah bangsa dalam standar ketenagakerjaan kita, undang-undang ketenagakerjaan kita, dan etika Australia yang baik mengenai upaya yang adi bagi masyarakat dan memastikan masyarakat diperlakukan dengan baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto telah mengungkapkan industri hilirisasi nikel di Morowali Sulawesi Tengah akan kedatangan pemain baru dari Australia, yakni Nickel Industries. Perusahaan itu telah berkomitmen menggelontorkan investasi senilai US$ 1,76 miliar atau sekitar Rp 27 triliun (kurs Rp 15.400/US$).

Baca Juga:  Program Pemkab Morowali Jemput Sakit Pulang Sehat Sabet Penghargaan Kompas TV

Nickel Industries akan membangun proyek excelsior nickel cobalt (ENC) high pressure acid leach (HPAL) di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Proses konstruksi yang telah dilakukan sejak Oktober 2023 itu akan berproduksi mulai paruh pertama 2025.

“Nickel Industries sudah investasi di Morowali US$ 1,76 miliar dan rencananya akan berproduksi awal 2025 dan mempekerjakan 3.500 (orang),” kata Airlangga kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2024).

Namun di sisi lain, beberapa tahun belakangan kecelakaan kerja di smelter nikel Morowali Sulawesi Tengah terus terjadi. Seperti yang baru-baru saja terjadi pada akhir tahun 2023 Tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), mengalami ledakan hebat.

Kemudian terjadi kembali pada awal 2024 tepatnya Jumat (19/1) sekitar pukul 19.40 WITA. Peristiwa kebakaran itu terjadi di smelter PT Sulawesi Mining Investment (SMI) pada tungku 1.(***)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Terima Laporan Percepatan Reformasi Polri
Uji Sidang Terbuka Doktoral Ilmu Kepolisian PTIK tentang Bahaya Radikalisme di Tubuh Polri, Bamsoet Dorong Penguatan Ideologi di Polri
Perkuat Kemitraan Strategis Melalui Pertemuan Bilateral, Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Kunjungan Menhan Jepang 
Hebat ! Babinsa Bahodopi Inovatif, Sulap Sampah Plastik Jadi Solar B-40
Presiden Prabowo  Pimpin  Rapat Terbatas Kabinet Merah Putih 
Raih Akreditasi Tinggi, Dr.Muhamad Dasril Mendapat Penghargaan  dari Rektor Unismuh 
Demokrasi Indonesia Butuh Fondasi Kuat, Bamsoet Tekankan Pembenahan Partai Politik
Terkait  Hina Jurnalis,Kadis DP2KB Sulteng Herry Mulyadi Sampaikan Permohonan Maaf 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Terima Laporan Percepatan Reformasi Polri

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:03 WIB

Uji Sidang Terbuka Doktoral Ilmu Kepolisian PTIK tentang Bahaya Radikalisme di Tubuh Polri, Bamsoet Dorong Penguatan Ideologi di Polri

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:28 WIB

Perkuat Kemitraan Strategis Melalui Pertemuan Bilateral, Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Kunjungan Menhan Jepang 

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:50 WIB

Hebat ! Babinsa Bahodopi Inovatif, Sulap Sampah Plastik Jadi Solar B-40

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:28 WIB

Raih Akreditasi Tinggi, Dr.Muhamad Dasril Mendapat Penghargaan  dari Rektor Unismuh 

Berita Terbaru

Nasional

Presiden Prabowo Terima Laporan Percepatan Reformasi Polri

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:29 WIB