Lewat Dialog, Massa Aksi Morowali Sampaikan Tujuh Tuntutan Secara Tertib

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Morowali bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berhasil meredam massa aksi melalui dialog terbuka. Demonstrasi yang digelar Aliansi Masyarakat Morowali Menggugat di halaman Kantor DPRD Morowali, Selasa (2/9), berlangsung aman, damai, dan tertib.

“Hari ini kita menyaksikan sebuah pergerakan luar biasa. Momentum ini bukan sekadar suara mahasiswa, tetapi juga suara rakyat, suara kita semua. Sebagai Bupati, saya hanya memiliki satu keinginan: bagaimana aspirasi rakyat dapat tersampaikan dengan baik, didengar, dan diwujudkan secara nyata,” ujar Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf.

Iksan mengapresiasi kehadiran massa yang menyampaikan aspirasi dengan tertib, sekaligus memberi penghargaan atas komitmen menjaga situasi tetap kondusif.

“Morowali adalah tanah yang kita cintai bersama. Orasi boleh dilakukan, aspirasi boleh disuarakan, tetapi kita semua dituntut menjaga perdamaian,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Morowali, Hardianto Marzuki, menegaskan lembaga legislatif akan selalu berdiri bersama rakyat.

Baca Juga:  Gerah Soal Sampah di Bahodopi, Bupati Iksan Tegaskan Komitmen: Kita Urus Sendiri

“Kami sebagai perwakilan rakyat bukanlah siapa-siapa tanpa kepercayaan masyarakat. Posisi kami adalah mendengar, menyerap, dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Untuk isu nasional, kami mendukung aspirasi masyarakat, sementara isu-isu daerah segera kami tindak lanjuti, bahkan sebagian sudah dalam proses,” jelas Hardianto.

Adapun dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tujuh tuntutan, yaitu:

1. Segera mengesahkan RUU Perampasan Aset, RUU Masyarakat Adat, dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

2. Melaksanakan reformasi partai politik secara total.

3. Merevisi kebijakan ketenagakerjaan dalam UU Cipta Kerja agar lebih berpihak pada buruh dan pekerja.

4. Melaksanakan reformasi kepolisian secara menyeluruh.

5. Menolak impunitas pelaku pelanggaran HAM.

6. Menolak revisi KUHAP yang dinilai mengancam demokrasi.

7. Membebaskan massa aksi yang ditangkap di berbagai daerah tanpa syarat.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat
Imigrasi Morowali Gelar Layanan Eazy Passport di Kecamatan Bungku Selatan
Karyawan IMIP Belajar ke Tiongkok Tingkatkan Kompetensi Industri Global 
Polres Morowali Utara gelar Olahraga Bersama jelang Hari Bhayangkara ke-80
Danrem 132/Tdl Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 1311 Morowali 
Ribuan Warga Bungku Ramaikan Jalan Sehat Polres Morowali 
Danrem 132/Tadulako Kunker ke Kodim 1311/Morowali, Perkuat Soliditas dan Semangat Pengabdian Prajurit
Wujud Polri Untuk Masyarakat, Polres Morowali Gelar Bakti Kesehatan 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:07 WIB

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:10 WIB

Imigrasi Morowali Gelar Layanan Eazy Passport di Kecamatan Bungku Selatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:06 WIB

Karyawan IMIP Belajar ke Tiongkok Tingkatkan Kompetensi Industri Global 

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:41 WIB

Polres Morowali Utara gelar Olahraga Bersama jelang Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:43 WIB

Danrem 132/Tdl Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 1311 Morowali 

Berita Terbaru