Suasana Demo di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Morowali,(FOTO:dteksinews)
dteksinews, Morowali-Puluhan orang yang mengatasnamakan Konsorsium Perduli Demokrasi Kabupaten Morowali melakukan demo di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Desa Bahururu, Kecamatan Bungku Tengah.
Selain kantor DPRD Morowali, para demonstran juga mendatangi kantor DPD Partai Golkar dan Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Morowali.
Mereka meminta agar pihak DPRD Morowali mengaji kembali terkait PAW dari Partai Golkar. Senin(3/8/2026)
Koordinator lapangan Ebit, menyampaikan beberapa tuntutan dan mendesak Ketua DPRD Kabupaten Morowali untuk menghentikan dan tidak memproses usulan Pergantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Morowali Fraksi Partai Golkar yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta memastikan setiap proses PAW berjalan berdasarkan prinsip kepastian hukum, keadilan, dan penghormatan terhadap hasil Pemilu 2024.katanya.
Lanjut Ebit, kami juga mendesak Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Morowali untuk mencabut dan melakukan evaluasi terhadap Surat Nomor 024/DPD-WM/GOLKAR/VII/2026 tanggal 27 juli 2026 tentang usulan Pergantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Morowali Fraksi Partai Golkar apabila usulan tersebut tidak berpedoman pada mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.
Ditambahkan Ebit, selain Ketua DPRD dan Ketua DPD Partai Golkar Morowali kami juga mendesak KPU Kabupaten Morowall untuk menjalankan kewenangannya secara independen, profesional, dan transparan dengan menetapkan calon Pergantian Antarwaktu (PAW) berdasarkan ketentuan Pasal 426 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum serta peraturan pelaksana lainnya yang menjadikan perolehan suara sah terbanyak berikutnya sebagai dasar utama penetapan calon PAW.Ungkap Ebit.
” Selanjutnya, kami mendesak seluruh pihak yang terlibat dalam proses Pergantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Morowali untuk menghormati kedaulatan rakyat, menjaga integritas demokrasi, serta tidak melakukan tindakan atau keputusan yang dapat mengabaikan hasil Pemilu 2024 dan mencederai prinsip supremasi hukum,” Pungkas Ebit.
Demo yang dilakukan oleh Konsorsium Perduli Demokrasi Kabupaten Morowali berjalan aman dan tertib, dibawa pengawasan pihak Polres Morowali .(pri )














