Korban Pesawat ATR 42-500 di Jurang 200 Meter Berhasil Dievakuasi via Heli Basarnas

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Pesawat ATR 42-500 di Jurang 200 neter berhasil dievakuasi via Heli Basarnas,(foto:ist)

 

dteksinews, Makassar -Tim SAR gabungan kembali melanjutkan proses evakuasi korban kecelakaan pesawat di wilayah pegunungan Maros–Pangkep. Pada Rabu pagi (22/01/2026), satu jenazah korban laki-laki yang sebelumnya ditemukan di jurang sedalam kurang lebih 200 meter pada Minggu, 18 Januari 2026, berhasil dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas jenis Dauphin HR-3601.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar selaku On Scene Cootdinator (OSC), Andi Sultan, menjelaskan bahwa proses evakuasi udara dilakukan setelah korban dievakuasi dari dasar jurang ke punggungan Lampeso pada Selasa, 20 Januari 2026.

“Pagi ini, alhamdulillah cuaca mendukung, sehingga evakuasi dilaksanakan menggunakan Helikopter Basarnas Dauphin HR-360. Helikopter lepas landas dari Base Off Lanud Hasanuddin menuju Lampeso pada pukul 07.47 WITA,” ujar Andi Sultan.

Ia menambahkan, pengangkatan jenazah dilakukan dengan metode hoist melalui teknik air landed pada pukul 07.59 WITA. Selanjutnya, helikopter kembali mendarat di Lanud Hasanuddin pada pukul 08.18 WITA.

Baca Juga:  Prajurit TNI Berhasil Temukan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500

“Setelah tiba di Lanud Hasanuddin, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara untuk diserahkan ke tim DVI,” jelasnya.

Andi Sultan menegaskan bahwa seluruh rangkaian evakuasi berjalan aman dan lancar berkat koordinasi yang solid antarunsur serta dukungan kondisi cuaca yang relatif mendukung pada pagi hari.

“Selanjutnya tim yang berjumlah 37 personil dan telah melakukan evakuasi akan terus melanjutkan pencarian di lokasi penemuan korban pertama di daerah Lampeso , SRU 1 dengan kekuatan 50 personil, SRU 2 menyisir di area ditemukannya ekor pesawat sebanyak 28 orang personil, SRU 3 dari posko menuju Puncak dan membawa peralatan vertical dengan kekuatan 75 orang personil, SRU 4 menyisir di area air terjun patahan 4 dan 5 di mana di temukan bagian mesin pesawat dengan 40 orang personil, ” tutupnya.(*/dteksinews)

Sumber: Humas Basarnas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026
Semarak Tanwir Muhammadiyah, TK ABA se-Kota Palu Ikuti Lomba Mewarnai Logo
Sejumlah Penyidik KPK Disebut Jadi Tersangka  Kasus  Penyadapan Ilegal,Perkara Merembet ke Internal KPK
Jangan Sampai Terlambat! Paspor yang Tak Diambil dalam 1 Bulan Dapat Dibatalkan
60 Persen Pekerja IMIP Gen Z, Ruang bagi Angkatan Produktif
Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Tersedia Babinsa 1311-09 Bahodopi Rutin Pantau Di Wilayah Binaan 
Presiden Prabowo  Menerima Menteri Kebudayaan,  Bahas Usulan Gelar Pahlawan Nasional 
Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 05:27 WIB

Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026

Kamis, 5 November 2026 - 04:32 WIB

Semarak Tanwir Muhammadiyah, TK ABA se-Kota Palu Ikuti Lomba Mewarnai Logo

Kamis, 5 November 2026 - 03:36 WIB

Sejumlah Penyidik KPK Disebut Jadi Tersangka  Kasus  Penyadapan Ilegal,Perkara Merembet ke Internal KPK

Kamis, 5 November 2026 - 02:48 WIB

Jangan Sampai Terlambat! Paspor yang Tak Diambil dalam 1 Bulan Dapat Dibatalkan

Kamis, 5 November 2026 - 02:05 WIB

60 Persen Pekerja IMIP Gen Z, Ruang bagi Angkatan Produktif

Berita Terbaru