Kopda Yance Buktikan Arti Seorang Prajurit: Tak Pernah Tinggalkan Rakyat di Saat Sulit

- Penulis

Sabtu, 26 April 2025 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Palu – Langit di atas Palu menggantung kelabu sejak siang. Awan-awan pekat menggulung perlahan sebelum akhirnya pecah dalam hujan yang deras, membasuh jalan-jalan kota, halaman rumah, dan lorong-lorong sempit di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga. Air mengguyur sejak pukul tiga sore hingga menjelang malam, membuat genangan perlahan menjelma menjadi banjir yang mengepung pemukiman warga.

Sore itu, di tengah derasnya hujan dan riuh kepanikan, muncul sosok yang bergerak cepat. Dialah Kopral Dua Yance, Babinsa Kelurahan Duyu, Koramil-01/Palu Barat, Kodim 1306/Kota Palu Di balik seragam loreng yang basah oleh hujan, tersimpan keteguhan seorang prajurit yang memahami betul bahwa menjadi pelindung rakyat bukan sekadar tugas, melainkan panggilan nurani.

Ketika air mulai merayap masuk ke rumah-rumah dan ketinggiannya mencapai paha orang dewasa, sebagian warga memilih mengungsi, sebagian lain masih berjuang menyelamatkan barang berharga. Namun Kopda Yance memilih jalan berbeda. Ia menyisir tiap sudut wilayahnya, menyapa pintu demi pintu, memastikan tak ada satu pun warganya yang tertinggal, apalagi terjebak.

Lalu ia menemukan Indo Asse. Seorang perempuan renta, 80 tahun usianya, terbaring lemah di sudut rumah yang telah dikepung air. Tubuhnya yang ringkih nyaris tak berdaya, dan tak ada satu pun anggota keluarga yang mampu membawanya pergi. Di saat seperti itu, waktu adalah musuh. Tapi bagi Kopda Yance, rasa kemanusiaan lebih cepat dari logika.

Baca Juga:  STAI Morowali Gelar Akreditasi Asesmen Lapangan (AL) Secara Daring oleh Tim Asesor BAN-PT

Tanpa banyak bicara, ia membungkuk, meraih tubuh sang nenek dengan kelembutan yang tak lazim dari seorang prajurit perang. Digendongnya Indo Asse, seolah menggendong ibunya sendiri. Langkahnya mantap menembus derasnya air, menuju tempat aman. Seorang tentara menjadi jembatan antara harapan dan keselamatan.

“Aksi seperti ini bukan yang pertama dari beliau,” ujar Lurah Duyu, Erni, S.AP, ketika ditemui di Jalan Jamur, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Palu, Jumat (25/4/2025) malam.

“Kopda Yance selalu sigap. Gercep kalau ada masalah di wilayah. Warga merasa terlindungi karena tahu beliau ada.”lanjutnya.

Hingga malam beranjak ke larut, pukul 22.30 WITA, Kopda Yance masih terus berjibaku. Kali ini, bukan dengan menggendong warga, melainkan turun ke dalam gorong-gorong drainase yang tersumbat. Ia angkat satu per satu tumpukan sampah yang menghambat jalannya air. Tangannya kotor, tubuhnya basah, tapi senyumnya tak luntur. Karena setelah itu, air pun surut. Rumah-rumah tak lagi dikepung luapan.

Dalam diamnya, Kopda Yance sedang mengajarkan satu hal yang barangkali mulai langka di tengah riuh dunia: bahwa menjadi pelayan rakyat tak selalu tentang kekuasaan atau jabatan, tapi tentang hadir dan bertindak, tepat saat rakyat membutuhkan.(Penrem_132).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggapi Kritikan FORBES Morowali, PT Rezky Utama Jaya Tegaskan Fokus Benahi Penanganan Debu
Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran
Dari Laboratorium ke Hidroponik, Jejak Karyawan IMIP di Ruang Hijau
Kemendagri: Perubahan Kelola Sampah Dimulai dari Sekolah
403 Casis Secata PK TNI AD Gelombang III TA 2026 Dinyatakan MS , Bangga  dan Tangis Haru  Pecah
Kesbangpol Morowali Sosialisasikan Peran Sekaligus Bentuk FKDM di Kecamatan Wita Ponda
Pemkab Morowali dan UGM Sepakati Kerja Sama Pendidikan hingga Kajian Potensi Investasi
Cekcok Sesama Pedagang di Pasar Bahodopi Berujung Penusukan, Polisi Amankan Pelaku
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggapi Kritikan FORBES Morowali, PT Rezky Utama Jaya Tegaskan Fokus Benahi Penanganan Debu

Sabtu, 26 September 2026 - 07:57 WIB

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

Sabtu, 26 September 2026 - 05:07 WIB

Dari Laboratorium ke Hidroponik, Jejak Karyawan IMIP di Ruang Hijau

Sabtu, 26 September 2026 - 02:19 WIB

Kemendagri: Perubahan Kelola Sampah Dimulai dari Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 00:05 WIB

403 Casis Secata PK TNI AD Gelombang III TA 2026 Dinyatakan MS , Bangga  dan Tangis Haru  Pecah

Berita Terbaru

Berita

Kemendagri: Perubahan Kelola Sampah Dimulai dari Sekolah

Sabtu, 26 Sep 2026 - 02:19 WIB