Gerak Cepat Kodim 1305/BT Padamkan Kebakaran Perkebunan Cengkeh di Bukit Sumalikat, 5 Hektar Lahan Terdampak

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel  Kodim 1305/ BT pada saat memadamkan kebakaran perkebunan cengkeh milik warga,(FOTO:IST)


 

dteksinews, Tolitoli — Gerak cepat ditunjukkan personel Kodim 1305/BT bersama unsur TNI-Polri, Damkar, BPBD, Brimob dan masyarakat dalam penanganan kebakaran lahan perkebunan cengkeh milik warga yang terjadi di kawasan Bukit Sumalikat, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Selasa, 25/8/26.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WITA dan mengakibatkan area perkebunan masyarakat dengan luas terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih 5 hektare. Lokasi kejadian berada pada titik koordinat 1.014558, 120.811526.

Adapun lahan perkebunan yang terdampak diketahui merupakan milik tiga orang warga, yakni Rifai (60), warga Kelurahan Nalu; Alwi (54), warga Kelurahan Tuweley; serta Ruslan (50), warga Kelurahan Nalu.

Peristiwa bermula ketika masyarakat sekitar dan warga yang melintas melihat adanya kobaran api di kawasan perkebunan cengkeh. Melihat kondisi tersebut, informasi mengenai kebakaran segera disampaikan kepada masyarakat setempat sehingga upaya penanganan dapat segera dilakukan untuk mencegah api semakin meluas ke area perkebunan lainnya.

Sekitar pukul 12.30 WITA, personel dan sarana pemadam dari berbagai unsur tiba di lokasi. Dalam penanganan tersebut dikerahkan 2 unit mobil Damkar Pemerintah Kabupaten Tolitoli, 1 unit mobil Damkar Kodim 1305/BT, 1 unit Water Canon Polres Tolitoli, serta personel Babinsa dari Koramil 1305-01/Baolan.

Setibanya di lokasi, personel gabungan bersama masyarakat langsung bergerak melakukan pemadaman dan pengendalian api. Namun, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala karena titik api berada di kawasan dengan kondisi medan yang cukup tinggi dan sulit dijangkau secara maksimal oleh kendaraan pemadam.

Kondisi medan tersebut membuat penyemprotan menggunakan kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau seluruh titik api. Untuk mengatasi kendala tersebut, personel gabungan bersama masyarakat kemudian melakukan pemadaman secara manual dengan menggunakan peralatan sederhana, termasuk tangki penyemprot rumput, guna menjangkau titik-titik api yang berada di area perkebunan.

Gerak cepat dan sinergi seluruh unsur di lapangan menjadi faktor penting dalam mengendalikan kobaran api. Personel terus melakukan penyisiran terhadap area yang terbakar untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali membesar dan merambat ke kawasan perkebunan lainnya.

Baca Juga:  Pastikan Harga Sembako Stabil, Babinsa  Koramil 1311-02 Bungku Selatan  dan  Bhabinkamtibmas Cek di Pasar

Kehadiran personel gabungan di lokasi juga menunjukkan pentingnya koordinasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran lahan, khususnya pada kawasan perkebunan yang memiliki potensi cepat mengalami perluasan api apabila tidak segera dikendalikan.

Berdasarkan keterangan awal dari saksi di sekitar lokasi, dugaan sementara kebakaran diperkirakan berasal dari sisa pembakaran rumput dalam rangka pembukaan lahan yang belum dipastikan benar-benar padam, kemudian api diduga merambat menuju lahan perkebunan di sekitarnya.

Meski demikian, dugaan tersebut masih bersifat sementara. Penyebab pasti kebakaran akan dilakukan pendalaman oleh pihak Kepolisian guna memastikan sumber awal munculnya api dan kronologi kejadian secara lebih jelas.

Akibat kebakaran tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara kerugian materiel untuk sementara diperkirakan berupa sekitar 500 pohon cengkeh yang hangus terbakar akibat kobaran api.

Upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan hingga kondisi api benar-benar terkendali. Hingga sekitar pukul 17.00 WITA, api di lokasi kejadian terpantau telah padam secara total. Kondisi cuaca yang turun hujan turut membantu proses pendinginan di area terdampak, sehingga kepulan asap yang sebelumnya terlihat di sekitar lokasi berangsur menghilang.

Kodim 1305/BT melalui personel kewilayahan terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap kejadian yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan. Respons cepat Babinsa bersama unsur terkait menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan kebakaran sekaligus mencegah api meluas ke permukiman maupun lahan perkebunan masyarakat lainnya.

Kejadian tersebut menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika melakukan pembersihan atau pembukaan lahan dengan cara pembakaran. Setiap sisa pembakaran harus dipastikan benar-benar padam dan tidak meninggalkan bara api yang dapat tertiup angin kemudian merambat ke semak, rumput kering maupun perkebunan di sekitarnya.

Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, unsur pemadam kebakaran, BPBD, Brimob dan masyarakat dalam penanganan kebakaran di Bukit Sumalikat menjadi bukti nyata bahwa respons cepat dan kerja bersama sangat diperlukan untuk mencegah bencana kebakaran berkembang menjadi lebih besar.(*/pri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Diamankan Kasus Narkoba, Aktor RF Jalani Tes Kesehatan di Mapolres Jakbar
Kunker ke Kodim 1506/Namlea, Pangdam XV/Pattimura Tekankan Prajurit Petarung dan Keamanan Pangkalan
Pemohon Paspor Perlu Tahu! Simak Alasan Paspor Kamu Bisa Ditunda
Persiapan MTQ 2028 di Maluku Utara, Prof. Zudan: Penyelenggaraan MTQ harus Berdampak Lebih Luas
Warga Lopor Layanan Polri 110, Polres  Morowali Gerak  Cepat Tidaklnjuti
Bekerja di Puspa Griya Padabaho, 32 Pekerja   Asal Indramayu Gajinya Belum Dibayar PT Wulin Lentera Berkah 
Tak Hanya Menjaga Kamtibmas, Polsek Bumi Raya Polres Morowali Turun Bantu Petani
Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani Berikan Materi Wawasan Kebangsaan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Gerak Cepat Kodim 1305/BT Padamkan Kebakaran Perkebunan Cengkeh di Bukit Sumalikat, 5 Hektar Lahan Terdampak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Usai Diamankan Kasus Narkoba, Aktor RF Jalani Tes Kesehatan di Mapolres Jakbar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:32 WIB

Kunker ke Kodim 1506/Namlea, Pangdam XV/Pattimura Tekankan Prajurit Petarung dan Keamanan Pangkalan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Pemohon Paspor Perlu Tahu! Simak Alasan Paspor Kamu Bisa Ditunda

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Persiapan MTQ 2028 di Maluku Utara, Prof. Zudan: Penyelenggaraan MTQ harus Berdampak Lebih Luas

Berita Terbaru