FLS Aksi Damai di DPRD Morowali, Minta PT Henjaya Mineralindo Bertanggung Jawab Atas Lahan Petani yang di Gusur 

- Penulis

Selasa, 7 Januari 2025 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Forum  Lingkar Sulawesi (FLS)  pada saat pertemuan dengan pihak DPRD  Morowali( Ist)

 

 

dtesinews,Morowali- Belasan orang dengan mengatasnamakan Forum Lingkar Sulawesi (FLS) melakukan aksi damai di Kantor DPRD Kabupaten Morowali terkait permasalahan perkebunan atau tanam tumbuh masyarakat ( petani) yang digusur oleh PT. Hengjaya Mineralindo Desa Tangofa, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali.

Forum Lingkar Sulawesi diterima langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Morowali Sultanah Hadie di Ruang Aspirasi, Kantor DPRD Kabupaten Morowali, Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali,Sulawesi Tengah, Selasa (7/1/2025).

Relton Anugrah Fickan selaku Korlap Aksi, permasalahan tersebut sudah lama, dan pernah dilakukan RDP pada Tahun 2019. Ada beberapa poin yang disepakati dalam hasil RDP, dimana salah satu poin bahwa “PT. Hengjaya Mineralindo (PT. HM) tidak boleh melakukan aktifitas sebelum membayarkan Tanam Tumbuh Masyarakat”.Kata Korlap.

” Untuk itu, pihaknya meminta ketegasan dari DPRD dimana pihak Perusahaan telah melanggar kesepakatan yang ada. Saat ini belum ada ganti rugi yang diberikan oleh pihak perusahaan”.ujar Korlap.

Baca Juga:  Polres Morowali Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika di Desa Bahomohoni, Satu Terduga Pelaku Diamankan

Memang ada beberapa lahan atau tanam tumbuh yang sudah diselesaikan pembayarannya. Namun saat ini sekitar 8 Ha yang dimiliki oleh 4 saudara belum diselesaikan karena belum cocok dengan harga yang diberikan. Tandas Korlap.

Ditempat sama, Anton Sudiarto pemilik lahan menyampaikan, kami merupakan masyarakat Desa Bahontobungku yang berkebun di Desa Tangofa. Dimana pihaknya membeli lahan tersebut pada tahun 2004.

Kemudian masyarakat pemilik lahan/tanam tumbuh yang belum diganti rugi sebanyak 4 orang yaitu: Ahmad, Anton Sudiarto (Muzaima), Abdurrahman dan Sarifuddin, dengan luasan sekitar 8 Ha.Kata Anton.

Menurut Nurianti Karim Anggota DPRD Kabupaten Morowali , Dia juga merupakan petani dan merasakan apa yang dirasakan masyarakat, pihaknya akan membantu dalam rencana RDP kedepannya. Singkatnya.

Sementara itu, terkaiat pertemuan ini belum membuahkan hasil, maka akan dijadwalkan kembali pada tanggal 14 Januari 2025 untuk dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat( RDP).

Ditempat lain, pihak dteksinews co.id mencoba mengkonfirmasi terkait masalah ini kepada pihak Manajemen Henjaya Mineralindo, namun tidak mendapatkan nomor   kontak,hingga berita ini naik tayang.(PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Subianto, Sambut Kunker Perdana  Menteri  Australia 
Pemeriksaan LKPD Morowali TA 2025 Dimulai, BPK Fokus pada SPI dan Tindak Lanjut Opini WDP
Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah di Morowali  
Pemkab Morowali Gelar Entry Meeting Bersama BPK  
Panglima TNI : Penugasan Misi Perdamaian Dunia Bukan Hanya Menjaga Citra TNI Tetapi Juga Harumnya Negara Indonesia
Gerak Cepat Kementan, Cegah Aksi Mogok Pedagang Daging Diapresiasi Komisi IV DPR RI
Korem 132/Tadulako Gelar Jumat Berkah di Masjid Hamzah
Undang Sejumlah Mantan Menteri Luar Negeri dan Wakil, Presiden Prabowo Ajak Berdiskusi 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:08 WIB

Presiden Prabowo Subianto, Sambut Kunker Perdana  Menteri  Australia 

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:47 WIB

Pemeriksaan LKPD Morowali TA 2025 Dimulai, BPK Fokus pada SPI dan Tindak Lanjut Opini WDP

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:38 WIB

Pemkab Morowali Gelar Entry Meeting Bersama BPK  

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:18 WIB

Panglima TNI : Penugasan Misi Perdamaian Dunia Bukan Hanya Menjaga Citra TNI Tetapi Juga Harumnya Negara Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:02 WIB

Gerak Cepat Kementan, Cegah Aksi Mogok Pedagang Daging Diapresiasi Komisi IV DPR RI

Berita Terbaru

Bencana

Gempa Bumi 6.5 Mag, Terjadi  di Pacitan- Jawa Timur 

Jumat, 6 Feb 2026 - 13:51 WIB