Dukung Efisiensi Presiden, BKN Fokuskan Akselerasi Digitalisasi Manajemen ASN

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan,(foto:ist)

 

dteksinews,Jakarta – Humas BKN, Dalam arah kebijakan pengelolaan manajemen ASN 2026, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, menyampaikan BKN akan berfokus pada percepatan digitalisasi, penguatan sistem merit, serta kontribusi birokrasi terhadap efisiensi dan kebijakan nasional. “Seluruh program kerja 2026 diarahkan untuk mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas, dan adaptif. Hal ini sejalan dengan upaya penguatan reformasi birokrasi dan pemerintahan digital dalam Asta Cita Presiden,” ungkapnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI, Selasa (31/03/2026) di Gedung DPR RI, Jakarta.

Terkait program prioritas BKN tahun ini, Prof. Zudan sebut transformasi digital bukan lagi opsi, melainkan fondasi utama tata kelola ASN modern. BKN telah menyediakan _platform_ ASN Digital yang telah mengintegrasikan 47 layanan, dan sudah digunakan lebih dari 6,2 juta ASN atau sekitar 92 persen dari total ASN nasional, dengan rata-rata kunjungan harian mencapai 6,9 juta. Sistem layanan terintegrasi BKN juga hadir dalam penguatan manajemen kinerja berbasis digital. Sistem e-Kinerja BKN yang telah digunakan 5,7 juta ASN memungkinkan pemantauan kinerja secara harian hingga tahunan melalui dashboard nasional.

Selain itu, BKN terus mengakselerasi penerapan manajemen talenta ASN melalui pembangunan _talent pool_ nasional sebagai acuan promosi, rotasi, dan mobilitas ASN. Dalam penerapan manajemen talenta ASN hingga saat ini, Prof. Zudan sebut BKN mencatat peningkatan signifikan hingga 388 persen. Dari fungsi pembinaan, BKN juga menargetkan pendampingan terhadap 643 instansi, yakni mencakup 514 kabupaten/kota, 38 provinsi, dan 97 kementerian/lembaga pemerintah. Pendampingan ini dilakukan melalui pembinaan manajemen ASN, mulai dari perencanaan formasi hingga digitalisasi, guna memastikan implementasi kebijakan sesuai Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK). Upaya ini menunjukkan peran BKN tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai akselerator transformasi birokrasi di daerah dan kementerian/lembaga.

Baca Juga:  Ratas di Istana, Presiden Prabowo Percepat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Konsolidasi Industri Perkapalan Nasional

Sementara dari sisi pengawasan, BKN menegaskan komitmennya terhadap penegakan sistem merit. Hingga Maret 2026, ditemukan 11,42 persen pengajuan kepegawaian yang tidak sesuai prinsip merit. Sebagai tindak lanjut, BKN telah mengirim 450 surat teguran, memblokir 125 data ASN, serta memberikan sanksi layanan kepada instansi yang melanggar. Tidak hanya itu, BKN juga melakukan sejumlah kolaborasi terkait agenda prioritas nasional, termasuk pengalihan 38.000 penyuluh pertanian ke pemerintah pusat, dan dukungan rekrutmen besar tenaga guru dan pendidikan. Dengan total 6,7 juta ASN yang didominasi jabatan fungsional seperti guru dan dosen, kontrubusi ini berdampak langsung pada sektor strategis pembangunan. Dari sisi efektivitas kerja, BKN telah menerapkan kebijakan kerja fleksibel atau _Work From Anywhere_ (WFA) yang terbukti meningkatkan efisiensi operasional hingga 30–33 persen per hari.(red/dteksinews)

Sumber: Humas BKN

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan (Unhan), Bamsoet Tegaskan Pancasila Harus Jadi Strategi Hadapi Tekanan Geopolitik Global
Ini Kebijakan Transformasi  Budaya Kerja Dan Efisiensi  Energi, Pemerintah Pusat
Di Tokyo, Presiden  Prabowo Ajak 13 Perusahaan  Besar Investasi di Indonesia 
Presiden Prabowo Melakukan Pertemuan  Bilateral  dengan Perdana Menteri  Jepang 
Tongkat Komando Beralih, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta Jabat Danrem 132/Tadulako
Skandal! Dugaan Laba Palsu Telkom Dengan Rp.5 Triliun Transaksi Fiktif
Seskab Teddy: Indonesia Jadi Magnet Investasi Dunia, Komitmen lebih dari Rp400 Triliun Perkuat Kepercayaan Global
Peresmian Rumah Singgah Brigif TP 84/UA, Meningkatkan Kesejahteraan Prajurit
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 12:05 WIB

Dukung Efisiensi Presiden, BKN Fokuskan Akselerasi Digitalisasi Manajemen ASN

Rabu, 1 April 2026 - 12:00 WIB

Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan (Unhan), Bamsoet Tegaskan Pancasila Harus Jadi Strategi Hadapi Tekanan Geopolitik Global

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:49 WIB

Di Tokyo, Presiden  Prabowo Ajak 13 Perusahaan  Besar Investasi di Indonesia 

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:14 WIB

Presiden Prabowo Melakukan Pertemuan  Bilateral  dengan Perdana Menteri  Jepang 

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:09 WIB

Tongkat Komando Beralih, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta Jabat Danrem 132/Tadulako

Berita Terbaru

Internasional

Indonesia  dan Republik Korea,  Teken 10 Nota Kesepahaman 

Rabu, 1 Apr 2026 - 12:23 WIB