Diduga  Akibat Aktivitas Tambang PT Ang & Fang Brother, Dua Sungai Lalampu Kabupaten Morowali  Tercemar 

- Penulis

Kamis, 12 September 2024 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews Morowali- Dua sungai di Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, kini memperihatinkan kondisinya dimana rona warna yang dahulu bersih bening kini berubah menjadi warna kuning kemerah- merahan.

Hal ini terjadi sudah sekian lama, di duga kuat akibat dampak aktivitas perusahaan tambang PT Ang & Fang Brother menyebabkan air sungai tersebut tercemar tak lagi bisa digunakan warga setempat untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

“Sungai itu dulu di gunakan untuk kebutuhan sehari-hari rumah tangga warga, dugaan kami ini dampak aktivitas tambang PT Ang & Fang Brother karena saat ini hanya perusahaan tersebut yang beraktivitas yang lain sementara tutup,” ungkap sumber media ini.

Bahkan, kata sumber ini sudah kerap di keluhkan warga tapi sepertinya tidak ada pihak-pihak yang peduli seolah bungkam melihat kenyataan yang ada, padahal sangat tampak jelas terlihat rona air berubah warna bila melewati atau melintas di dua jembatan Desa Lalampu.

Apalagi katanya, cemaran air tersebut bermuara ke laut sehingga tak heran air laut seputaran Desa Lalampu ikut berubah rona warna, endapan lumpur bekas tambang nikel menumpuk di sepanjang aliran sungai maupun di pinggir pantai Desa Lalampu.

Baca Juga:  Penegakan Hukum: Negara Terima  Rp.370 Triliun  dari Denda Hutan 

“Keluhan ini sudah berulangkali disuarakan tapi tidak ada yang tanggapi seolah menganggap ini hal biasa, padahal ini sangat fatal sekali tindakan pelanggaran lingkungan, tidak pernah hujan tapi rona air begitu terus warnanya. Bosan sudah kita, entah siapa lagi yang peduli hal tersebut,” ungkapnya pesimis.

Dari hasil investigasi media ini di 2 lokasi tersebut benar adanya bahwa sungai yang dimaksudkan telah berubah rona warna, sangat kontras terlihat rona warna air berubah drastis sebagaimana hasil dokumentasi poto yang ditampilkan awak media ini dan vidio dokumentasi.

Menanggapi hal tersebut, site Manager PT Ang & Fang Brother Nicolas Hamdani yang dikonfirmasi via WhatsApp di nomor +62 853-9678-xxxx, pada Rabu malam (11/09/2024), tak memberikan penjelasan apapun memilih bungkam terkesan acuh. Sama halnya, asisten manager PT Ang & Fang Brother, Hendri dikonfirmasi juga memilih bungkam.

Seperti apa tindak lanjut dugaan pelanggaran lingkungan tersebut, nantikan berita selanjutnya…

(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Vale  Edukasi Pelajar Kolaka Tentang  Bahaya Narkoba dan HIV
Alami Pendangkalan, Pemkab Lutim Kerjasama PT Vale Segera Keruk Sungai Malili
Hari ini, Anggota DPRD “Mohamad” Tidak Hadir Lagi Sidang Paripurna DPRD Morowali 
Hutang Bank Dunia 20 Miliar, Pemkab Morowali Bayar Cicilan 1,5 Miliar Per Tahun selama 20 Tahun 
Rapat Paripurna di DPRD, Wabup Morowali Iriane  Sampaikan Nota Keuangan RAPBD T.A 2027
Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, Polres Morowali Bagikan Masker kepada Pelajar di Bungku
Akibat Asap Karhutla, Ini Imbauan Ketua DPRD Morowali 
Wabup Iriane Buka Bimtek Pemberkasan dan Penyusunan Daftar Inventaris Arsip Tahun 2026
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:59 WIB

PT Vale  Edukasi Pelajar Kolaka Tentang  Bahaya Narkoba dan HIV

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Alami Pendangkalan, Pemkab Lutim Kerjasama PT Vale Segera Keruk Sungai Malili

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Hari ini, Anggota DPRD “Mohamad” Tidak Hadir Lagi Sidang Paripurna DPRD Morowali 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Hutang Bank Dunia 20 Miliar, Pemkab Morowali Bayar Cicilan 1,5 Miliar Per Tahun selama 20 Tahun 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Rapat Paripurna di DPRD, Wabup Morowali Iriane  Sampaikan Nota Keuangan RAPBD T.A 2027

Berita Terbaru