Jangan Berikan Keterangan Tidak Benar Saat Wawancara Paspor, Bisa Menjadi Indikasi TPPO

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas  Imigrasi  pada saat wawancara  kepada pemohon paspor,(FOTO:IST)


 

dteksinews,Morowali –Kantor Imigrasi Morowali mengimbau masyarakat untuk selalu memberikan keterangan yang jujur dan sesuai dengan kondisi sebenarnya saat menjalani wawancara permohonan paspor. Wawancara merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penerbitan paspor yang bertujuan untuk memverifikasi identitas, tujuan perjalanan, serta memastikan permohonan paspor tidak disalahgunakan. Keterangan yang tidak sesuai dengan fakta dapat menghambat proses permohonan dan menjadi salah satu indikator yang perlu didalami oleh petugas sebagai upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) maupun pelanggaran keimigrasian lainnya.Senin(6/7/2026)

Kepala Kantor Imigrasi Morowali, Yusva Aditya, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengarahkan untuk memberikan jawaban yang telah disiapkan atau menyampaikan informasi yang tidak benar saat wawancara. “Kami mengimbau masyarakat untuk menjawab setiap pertanyaan petugas dengan jujur sesuai kondisi sebenarnya. Jangan pernah mengikuti arahan pihak mana pun yang meminta Anda menyampaikan keterangan palsu. Kejujuran akan memperlancar proses permohonan paspor, sedangkan keterangan yang tidak benar dapat menjadi indikasi adanya penyalahgunaan paspor atau potensi TPPO yang harus kami lakukan pendalaman,” ujar Yusva Aditya.

Baca Juga:  Apply Visa di evisa.imigrasi.go.id, Enjoy the Beauty of Morowali

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto, menegaskan bahwa penguatan pengawasan dalam proses penerbitan paspor merupakan salah satu bentuk perlindungan negara terhadap warga negara Indonesia. Menurutnya, pencegahan TPPO dimulai sejak proses permohonan paspor melalui pemeriksaan dokumen dan wawancara yang dilakukan secara profesional, cermat, dan akuntabel agar masyarakat tidak menjadi korban eksploitasi atau pengiriman pekerja nonprosedural ke luar negeri.

Kantor Imigrasi Morowali mengajak masyarakat untuk mengurus paspor secara mandiri, mempersiapkan dokumen sesuai persyaratan, serta memberikan informasi yang benar kepada petugas. Dengan keterbukaan dan kejujuran selama proses wawancara, masyarakat tidak hanya membantu kelancaran pelayanan keimigrasian, tetapi juga turut mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan paspor dan melindungi warga negara Indonesia dari berbagai modus Tindak Pidana Perdagangan Orang.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keadilan Pendidikan, Bupati Morowali Pastikan Siswa SMA dan SMK Juga Kebagian Bantuan
Menui Kepulauan Jadi Tuan Rumah MTQH XVI, Wabup Iriane Lepas Pawai Taaruf
Vale Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal Melalui Penguatan Koperasi dan UMKM
Dandim 1311 Morowali  Hadiri Peresmian PLTD di Menui Kepulauan 
Menkum Supratman di Depan Forum Jurnalis ASEAN: Teknologi Berkembang, Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi
Bupati Iksan Resmikan Listrik 24 Jam di Dua Wilayah Kepulauan Morowali
Lantik Pengurus Golkar Menui Kepulauan, Iksan Instruksikan Kader Bekerja untuk Rakyat
Setelah Tahun 2018, Kapolres Morowali Kembali Kunjungi Menui Kepulauan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Demi Keadilan Pendidikan, Bupati Morowali Pastikan Siswa SMA dan SMK Juga Kebagian Bantuan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Menui Kepulauan Jadi Tuan Rumah MTQH XVI, Wabup Iriane Lepas Pawai Taaruf

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:18 WIB

Vale Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal Melalui Penguatan Koperasi dan UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Dandim 1311 Morowali  Hadiri Peresmian PLTD di Menui Kepulauan 

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Menkum Supratman di Depan Forum Jurnalis ASEAN: Teknologi Berkembang, Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

Berita Terbaru