dteksinews, Morowali– Kejujuran dalam menyampaikan keterangan saat wawancara permohonan paspor menjadi hal krusial dalam upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Melalui komunikasi yang terbuka dan transparan, petugas imigrasi dapat memastikan kesesuaian data serta tujuan perjalanan pemohon secara akurat.Senin(20/4/2026)
Kepala Kantor Imigrasi Morowali, Yusva Aditya,menekankan pentingnya peran pemohon dalam memberikan informasi yang benar. “Kami mengingatkan agar setiap pemohon menyampaikan keterangan secara jujur dan jelas. Hal ini tidak hanya memperlancar proses, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan bagi pemohon itu sendiri,” ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto, turut menegaskan bahwa pencegahan TPPO memerlukan sinergi antara petugas dan masyarakat. “Kejujuran adalah langkah awal untuk mencegah potensi penyalahgunaan. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menekan risiko terjadinya TPPO,” ungkapnya.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kejujuran saat wawancara, diharapkan proses pelayanan paspor dapat berjalan lebih aman, akurat, serta mampu melindungi masyarakat dari ancaman perdagangan orang.(red/dteksinews)
Sumber: Humas Imigrasi
Editor: Supriyono














