Bappeda Morowali Gelar FGD Tahun 2024 

- Penulis

Jumat, 15 November 2024 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,  Morowali-Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Dinas Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah(Bappeda) Kabupaten Morowali menggelar Focus Gruop Discussion ( FGD) dalam rangka Penyusunan Dokumen Gini Ratio tahun 2024.

Kegiatan FGD dilaksanakan Hotel Metro, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah dan dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Mohammad Amin,Jumat(15/11/2024).

Pj Bupati Morowali Drs Yusman Mahbub yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Mohammad Amin dalam sambutanya mengatakan, sebagai tahapan akhir dalam penyusunan dokumen Gini Ratio Kabupaten Morowali tahun 2024 maka perlu dilakukan Focus Grup Discussion ( FGD) yang bertujuan untuk menyampaikan hasil analisis Gini Ratio Kabupaten Morowali tahun 2024 serta untuk mendapatkan tanggapan atas hasil analisis tersebut.ucapnya

Penyusunan dokumen generatif Kabupaten Morowali tahun 2024 ini bertujuan untuk mengukur kemajuan ekonomi penduduk Kabupaten Morowali kemajuan ekonomi yang dimaksud adalah terukurnya ketidak meratanya atau ketimpangan pendapatan yang terjadi di masyarakat.

Sebagaimana yang tertuang pada kebijakan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Morowali yaitu kesejahteraan masyarakat yang ditandai meningkatnya kualitas sumber daya manusia, terciptanya lapangan kerja dan kesempatan berusaha, terpenuhinya kebutuhan pokok minimal dan kebutuhan dasar lainnya secara layak serta meningkatnya pendapatan dan daya beli masyarakat yang harus segera terwujud.

Baca Juga:  Serda Marhadi Silaturahmi  Bersama Warga Desa Bahodopi 

” Untuk itu, saya mengharapkan hasil penyusunan dokumen gini radio Kabupaten Morowali tahun 2024 ini, agar dapat memberikan manfaat sebagai bahan evaluasi dari program pembangunan yang telah dilaksanakan, serta intervensi apa yang di bidang pembangunan mana yang perlu prioritas” ujarnya

Khususnya kebijakan dalam program-program pembangunan di bidang ekonomi yang mengarah pada peningkatan pendapatan penduduk Kabupaten Morowali.Pungkasnya

Selaku Narasumber Kepala BPS Palu Agus Santoso menyampaikan bahwa salah satu tujuan Pembagunan adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat disertai pendistribusian pendapatan yang adil dan merata.katanya

” Di Kabupaten Morowali pertumbuhan ekonomi tertinggi se Indonesia selama 3 tahun berturut- turut ,itu adanya pertambangan dan industri nikel di Morowali. Besarnya pendapatan di Morowali harus membuat trobosan agar uang tidak keluar ke Morowali, akan tetapi masuk di Morowali” ujarnya.

Pemkab Morowali juga harus memanjukan di sektor pariwisata, karena banyak lokasi yang bagus dan menarik, namun belum dikelola dengan maksimal.Tandasnya.

Sementara itu, hadir dalam acara tersebut selain Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Mohammad Amin,Kepala BPS Palu Agus Santoso, para Pimpinan OPD,para Camat dan hadirin undangan.( PRI)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBM Lokal Sambalagi Minta Kepastian Usaha, Dorong Persoalan Bongkar Muat IGIP Diselesaikan Lewat Forum Resmi
Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026
Diduga Tidak Komitmen, PT.BTIIG & PT.IHIP di Demo Warga Topogaro
Pengurus PWI Morowali Priode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan , Ini Strukturnya 
Hilirisasi kebijakan Pertambangan Sulawesi Tengah: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Resentralisasi Tatakelola
Mengukuhkan ‘Pers Kebangsaan’ di Tengah Pusaran Magnet Ekonomi Morowali
Tanggapi Kritikan FORBES Morowali, PT Rezky Utama Jaya Tegaskan Fokus Benahi Penanganan Debu
Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:01 WIB

PBM Lokal Sambalagi Minta Kepastian Usaha, Dorong Persoalan Bongkar Muat IGIP Diselesaikan Lewat Forum Resmi

Minggu, 27 September 2026 - 08:29 WIB

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

Minggu, 27 September 2026 - 07:52 WIB

Diduga Tidak Komitmen, PT.BTIIG & PT.IHIP di Demo Warga Topogaro

Minggu, 27 September 2026 - 07:01 WIB

Pengurus PWI Morowali Priode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan , Ini Strukturnya 

Minggu, 27 September 2026 - 06:28 WIB

Hilirisasi kebijakan Pertambangan Sulawesi Tengah: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Resentralisasi Tatakelola

Berita Terbaru