Bank Benih Nursery Mandiri IMIP, Menjaga Keanekaragaman Hayati Lokal  

- Penulis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus meningkatkan kapasitas pembibitan di lahan nursery,(FOTO: IMIP)


 

dteksinews, Morowali – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus meningkatkan kapasitas pembibitan di lahan nursery untuk menyemai ribuan bibit pohon peneduh dan flora hias siap tanam pada seluruh ruang terbuka hijau (RTH) lingkar kawasan seluas 1.937,9 hektare.Selasa(18/8/2026)

Nursery IMIP bukan hanya menjadi fasilitas pelengkap, melainkan jantung hijau dan bukti konkret komitmen dekarbonisasi industri yang dikelola secara mandiri oleh Departemen Environmental. Langkah ini sekaligus menjadikan IMIP sebagai pelopor kawasan industri yang aktif melakukan rehabilitasi lingkungan, termasuk program konservasi mangrove dan perlindungan keanekaragaman hayati.

Dalam setahun, nursery IMIP bisa melakukan pembenihan vegetasi hijau, tanaman penghias, hingga tanaman blue carbon sink seperti pohon mangrove dengan total lebih dari 80.000 bibit. Tak hanya berfungsi menambah keasrian lingkup area kawasan namun juga bermanfaat sebagai pereduksi karbon dioksida. Hingga kini sekitar 53 jenis bibit sudah berhasil didistribusi dan ditanam ke seluruh titik RTH kawasan IMIP.

Nursery Staff Environmental Department PT IMIP, Rian Hakim, menjelaskan, wujud kemandirian dalam mengelola tempat penyemaian bibit tanaman di area Edupark ini semakin dibuktikan dengan terlaksananya program bank benih sejak awal 2026.

Setiap jenis benih dari berbagai tanaman yang tumbuh di seluruh kawasan perusahaan, baik berjenis lokal maupun endemik, dikumpulkan. Benih-benih tersebut kemudian diproses, dikeringkan, dikemas, dan disimpan sebagai cadangan untuk mendukung kegiatan perbanyakan tanaman di masa mendatang.

“Melalui program ini diharapkan kebutuhan benih dapat dipenuhi secara mandiri sehingga mengurangi ketergantungan pada sumber dari luar. Ini juga bentuk upaya PT IMIP dalam menjaga konservasi keanekaragaman hayati lokal,” ucap Rian, Sabtu (18/08/2026).

Sebagai pengelola kawasan industri berbasis nikel terbesar di Asia Tenggara, PT IMIP tidak berhenti hanya pada agenda penghijauan di dalam area perusahaan, tapi hingga ke luar zona. Rian memaparkan penyebaran bibit yang sudah siap tanam didistribusikan dalam tiga metode. Pertama, dengan penanaman langsung di sepanjang jalur transportasi lingkar kawasan industri terintegrasi berbasis mineral nikel tersebut, termasuk ratusan titik taman jalan berkapasitas kecil hingga besar.

Baca Juga:  IMIP Tanam 1.000 Pohon Pelindung Peringati Hari Bumi

Metode kedua dengan mendistribusikannya kepada seluruh tenant untuk ditanam pada area RTH perusahaan masing-masing, dan terakhir penyebarluasan bibit tanaman hingga keluar kawasan perusahaan, “Untuk penyaluran ke luar kawasan atau masyarakat, prosesnya dilakukan sangat mudah, masyarakat cukup bersurat kepada instansi Pemerintah Daerah. Ini hanya sebagai administrasi saja untuk nanti kita mendata tanaman jenis apa saja dan ke mana bibit tersebut disalurkan keluar,” jelas Rian.

Kedepannya, Nursery PT IMIP memiliki target untuk sepenuhnya menghentikan penggunaan polybag plastik sekali pakai dengan beralih ke pemanfaatan polipot yang dapat digunakan berulang kali. Program ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung pengurangan timbulan sampah plastik serta penerapan prinsip keberlanjutan di lingkungan perusahaan.

Rian menambahkan, selain menjadi lahan pengelolaan bibit tanaman secara mandiri, nursery PT IMIP diupayakan mampu memenuhi seluruh kebutuhan operasional secara mandiri tanpa bergantung pada pasokan dari luar. Termasuk memproduksi sarana pengendalian hama dan penyakit berbahan alami, seperti insektisida dan herbisida nabati yang dibuat dari bahan-bahan herbal. “Dengan langkah ini, Nursery PT IMIP diharapkan tidak hanya menjadi pusat produksi tanaman, tetapi juga menjadi pusat konservasi, inovasi, dan pengelolaan sumber daya hayati yang berkelanjutan,” tandasnya. (*)

 

Narahubung: Dedy Kurniawan (Head of Media Department PT IMIP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Personel Polres Morowali Sigap, Bantu Korban Kecelakaan di Desa Buleleng
Bahodopi, Sepekan Ditemukan Dua Bayi di Bawah Jembatan dan Tempat Sampah 
Seleksi Terbuka JPT Pratama Morowali 2026 Resmi Dibuka
Pemkab Morowali Matangkan Sayembara Hymne, Perkuat Identitas dan Jati Diri Daerah
Wabup Morowali Buka Pelatihan UP2K, Dorong Produk Unggulan Jadi Pelopor UMKM
Perluas Akses Pasar Lewat Rumah Oleh-Oleh Telaloa, Vale Indonesia Dorong UMKM Lokal Tumbuh Lebih Pesat
Dari Keraguan, IMIP Hadir Ciptakan Peluang
Danrem 132/Tadulako Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Masyarakat
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Personel Polres Morowali Sigap, Bantu Korban Kecelakaan di Desa Buleleng

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Bahodopi, Sepekan Ditemukan Dua Bayi di Bawah Jembatan dan Tempat Sampah 

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Seleksi Terbuka JPT Pratama Morowali 2026 Resmi Dibuka

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Pemkab Morowali Matangkan Sayembara Hymne, Perkuat Identitas dan Jati Diri Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Wabup Morowali Buka Pelatihan UP2K, Dorong Produk Unggulan Jadi Pelopor UMKM

Berita Terbaru

Berita

Seleksi Terbuka JPT Pratama Morowali 2026 Resmi Dibuka

Senin, 5 Okt 2026 - 11:41 WIB