Aliansi Mahasiswa Bungku Tengah, Tolak Aktivitas PT  BAP dan DSN di Morowali 

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Palu- Aliansi Mahasiswa Bungku Tengah melaksanakan aksi demonstrasi di dinas Energi sumber daya mineral (ESDM) Kota Palu, belum lama ini, Selasa(14/10/2025)

Aliansi Mahasiswa Bungku Tengah tengah membawa tiga tuntutan yaitu,

1. MENOLAK HADIRNYA IUP PT. DUA SAUDARA NIKEL YANG AKAN BEROPERASI DI KECAMATAN BUNGKU TENGAH DI DESA LANONA

2. MENDESAK PEMERINTAH DAERAH UNTUK MENINJAU KEMBALI AKTIVITAS PERUSAHAAN PT. BATU ALAM PRIMA YANG WILAYAH OPERASIONALNYA SAMPAI KE WILAYAH DESA PUUNGKOILU DI KECAMATAN BUNGKU TENGAH

3. CABUT IUP ( IZIN USAHA PERTAMBANGAN ) YANG MASI ADA DI KECAMATAN BUNGKU TENGAH.

Aksi yang berlangsung di tiga tempat ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang ada di bungku tengah, dan juga terdapat berbagai mahasiswa yang berasal dari Kabupaten morowali yang turut bersolidaritas pada aksi damai ini. Aksi yang hadir atas kegelisahan masyarakat

Hal tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh ikhtiar selaku korlap pada aksi kali ini

“Kami hari ini, hadir sebagai bentuk perlawanan atas hadirnya industri ekstraktif di kecamatan bungku tengah” Ujar ikhtiar

Baca Juga:  Bupati Morowali Dorong OPD Perkuat Visi dan Siapkan Program Nyata

Sejalan dengan pernyataan korlap tersebut, Keresahan yang sama juga disampaikan oleh haerul selaku ketua umum persatuan mahasiswa bungku tengah (Permabta) Kota Palu

Ia menyampaikan, bahwa bungku tengah harus tetap sejalan dengan aturan pemerintah daerah terkait tata ruang yang menetapkan bungku tengah sebagai pusat administrasi perkotaan

“Bungku tengah sebagai wilayah administrasi perkotaan telah diatur dalam perda nomor 7 tahun 2019 terkait rencana tata ruang wilayah Kabupaten morowali, Bungku tengah sebagai wilayah administrasi yang tidak boleh dimasuki pertambangan” Ungkap haerul

Mahasiswa asal bungku tengah tersebut menegaskan bahwa PT Dua saudara nikelindo yang berstatus sebagai wilayah izin usaha pertambangan yang berlokasi di lanona dan PT BAP yang telah beroperasi di wilayah perbatasan Bungku timur dan Bungku tengah, dan wilayah konsensinya telah masuk sampai ke desa puungkoilu

“kami aliansi mahasiswa Bungku tengah, menolak hadirnya IUP PT DSN dan Meminta PT BAP untuk berhenti beroperasi di desa puungkoilu” Tutup haerul(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo
World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean
PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan
Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia
Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading
Perkuat Integritas Birokrasi, Kemenimipas Gelar Sosialisasi Pengelolaan Konflik Kepentingan
Bamsoet Apresiasi Nikah Massal Bersama Perkumpulan Bumi Alumni UNPAD, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Gerakkan Ekonomi Alumni
Kemendagri Matangkan Pedoman Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:55 WIB

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo

Senin, 21 September 2026 - 13:38 WIB

World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean

Senin, 21 September 2026 - 13:28 WIB

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 13:19 WIB

Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia

Senin, 21 September 2026 - 07:11 WIB

Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading

Berita Terbaru

Berita

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 Sep 2026 - 13:28 WIB