Aji Palu Sayangkan Pelecehan Profesi Jurnalis Oleh Kadis Pendidikan Sigi

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: screenshot

 

 

dteksinews,Sigi-Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu menyayangkan adanya pelecehan terhadap kerja-kerja jurnalis yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu Agung Sumandjaya mengatakan kasus pelecehan profesi oleh salah satu pimpinan organisasi perangkat daerah, merupakan hal yang mencederai tugas wartawan yang bekerja di lapangan.

“Kalau pernyataan abal-abal itu hanya melihat perangkat kerja yang digunakan jurnalis bekerja di lapangan, maka itu sangat tidak elok dilontarkan oleh pejabat publik. Padahal pada era teknologi saat ini teman-teman wartawan perlu kecepatan untuk melakukan peliputan salah satunya menggunakan kamera handphone,” kata Agung melalui sambungan telepon di Kota Palu, Senin.(2/6/2025) di kutip dari Antaranews.

Dugaan pelecehan profesi jurnalistik itu bermula ketika fotografer dari Humas Pemkab Sigi belum tiba, sehingga dokumentasi foto dilakukan oleh dua orang wartawan yang hadir lebih dulu pada kegiatan Verifikasi lapangan hybrid Kabupaten Layak Anak bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sigi.

Tidak lama dari itu, fotografer Humas Pemkab Sigi datang dan Kadis Pendidikan ini melontarkan perkataan ‘Tunggu-tunggu foto ulang, Ini baru asli karena yang tadi semua itu abal-abal’.

Baca Juga:  Kapolres Morowali Pimpin Upacara HKN Tahun 2024

Menurut dia, bahwa dalam situasi lapangan jika kecepatan menjadi kunci sehingga penggunaan perangkat ponsel bukan alasan untuk meremehkan profesionalitas wartawan.

“Pernyataan tersebut tidak elok, apalagi disampaikan dalam forum terbuka. Pejabat publik seharusnya lebih bijak dan menghargai kerja-kerja jurnalistik. Jangan sampai komentar semacam ini dianggap sepele, padahal bisa melukai hati dan integritas wartawan,” katanya menegaskan.

Ia menuturkan bahwa kerja-kerja wartawan bukan semata dinilai dari peralatan yang digunakan melainkan dari etika, akurasi, dan kecepatan dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Tentunya sebagai Ketua AJI, saya menyayangkan ucapan Kadis Pendidikan tersebut. Seharusnya, yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka karena komentar itu bisa mencederai profesi wartawan secara umum,” pesannya..

Agung menyebutkan bahwa kasus penghinaan terhadap profesi wartawan bukanlah hal sepele sehingga pola pikir tentang wartawan harus menggunakan kamera DSLR baru dianggap profesional itu tidak dapat dibenarkan.

“Dengan menggunakan handphone pun sudah bagian sah dari kerja jurnalistik,” katanya.

Ia mengingatkan jabatan yang diemban kepala dinas pendidikan itu merupakan jabatan publik sehingga masyarakat berhak menilai tidak hanya dari kinerja, tapi juga dari etika dan ucapan pejabat yang bersangkutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo
Tanggapi Kasus Penyadapan, Fahri Hamzah Ajak Pejuang Kebebasan, LSM dan Masyarakat Sipil Melakukan Perlawanan
Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026
BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  
Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 
Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta
Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026
Semarak Tanwir Muhammadiyah, TK ABA se-Kota Palu Ikuti Lomba Mewarnai Logo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:03 WIB

Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 13:50 WIB

Tanggapi Kasus Penyadapan, Fahri Hamzah Ajak Pejuang Kebebasan, LSM dan Masyarakat Sipil Melakukan Perlawanan

Kamis, 5 November 2026 - 13:32 WIB

Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026

Kamis, 5 November 2026 - 13:24 WIB

BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  

Kamis, 5 November 2026 - 13:08 WIB

Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 

Berita Terbaru