Jelang Pencoblosan, GRD-KK Morowali dan KRAS-Morowali Ajak Masyarakat Lawan Politik Uang

- Penulis

Senin, 25 November 2024 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,  Morowali -Menjelang  pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024, Gerakan Revolusi Demokratik Komite Kabupaten Morowali (GRD KK-MOROWALI) dan Koalisi Masyarakat Selamatakan Morowali (KRAS-MOROWALI), mengajak seluruh masyarakat untuk lawan politik uang, karena menjadi ancaman terhadap kualitas pilkada kabupaten morowali kedepanya.Senin/25/11/24.

Menentukan pilihan yang layak dan berkualitas menjadi sarana masyarakat untuk mengekspresikan diri, sebagai salah satu tujuan dari pilkada untuk menciptakan kompetisi yang sehat, dimana kandidat berfokus pada perbaikan program untuk kemajuan daerah, bukan memanfaatkan cara-cara yang mencederai Demokrasi, seperti menyebar uang untuk meraih simpati.

Amrin selaku ketua GRD KK-MOROWALI menyatakan, bahwa Demokrasi tidak lagi berjalan baik karena uang telah mencederai hak-hak politik Masyarakat, memang kita tidak dapat pungkiri bahwa politik uang sering kali terjadi untuk meraup suara sehingga menjadi perhatian utama Masyarakat, sekarang ini atas komitmen bersama Masyatakat kita akan lawan politik uang sebagai upaya kolektif menjaga kualitas Demokrasi Sulawesi Tengah (SULTENG) secara khusus kabupaten Morowali.

“Kita tidak inginkan politik uang menjadi ancaman terhadap integritas Masyarakat dan prinsip-prinsip dasar Demokrasi yang sudah seharusnya mengutamakan kebebasan dan keadilan”

Pada pilkada tahun ini sejalan dengan hasil diskusi bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KRAS-MOROWALI, untuk mengawal pilkada ini berjalan tanpa ada kecurangan apalagi tindakan politik uang yang dilakukan dari setiap tim para kandidat, ini sangat merendahkan harga diri masyarakat.

Peran Lembaga Masyarakat, Mahasiswa, Pemuda harus menjadi poros utama dalam pilkada yang sehat sehingga praktik-praktik memberi dan menjanjikan uang, barang atau bentuk hadiah lainnya kepada pemilih untuk mempengaruhi pilihan politik bisa dihentikan agar tidak membawa dampak negatif yang jauh lebih besar dalam jangka panjang. bijak menggunakan hak pilih sebagai langkah awal untuk melawan politkk uang.

“Seharusnya memilih pemimpin berdasarkan program, visi, dan misi, jangan dipengaruhi oleh iming-iming materi, agar tidak berdampak pada hasil pemilihan dimana pemimpin yang terpilih sering kali bukanlah yang kompeten atau memiliki integritas, melainkan yang mampu membeli suara”

Baca Juga:  Tak Terkait Profesi, Polda Sulteng Komitmen Tangani Kasus di Morowali Secara Profesional

Rusaknya etika politik dan tatanan sosial dipengaruhi karena politik uang jika Masyarakat terjebak dalam praktik ini akan kehilangan kesadaran politiknya, dimana hak pilih yang sangat berharga dipertukarkan dengan uang. Ironisnya pilihan tidak lagi dalam pertimbangan rasionalitas visi, misi untuk kemajuan Masyarakat itu sendiri.

Terakhir Amrin menambahkan, Pilkada morowali tahun 2024 merupakan momen penting bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang dapat membawa perubahan positif pada Daerah Morowali, jika kita inginkan perubahan ini terwujud maka tantangan kita harus lawan politik uang, pemberian materi yang merugikan dalam jangka panjang Memilih pemimpin bukanlah transaksi jual beli, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan masa depan yang lebih baik. Sehingga lahir pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat, bukan karena uang atau kekuasaan.

Oleh karen itu kami dari GRD KK-MOROWALI dan KRAS-MOROWALI, dengan tegas menolak keras praktek-peaktek politik uang karena akan menjadi awal untuk rusaknya etika politik dan tatanan sosial, semua dipengaruhi oleh politik uang. jika Masyarakat terjebak dalam praktik ini akan kehilangan kesadaran politiknya, dimana hak pilih yang sangat berharga dipertukarkan dengan uang. Ironisnya pilihan tidak lagi dalam pertimbangan rasionalitas visi, misi untuk kemajuan Masyarakat itu sendiri.

Mengajak masyarakat untuk bersama melawan politik uang, tangkap dan adili para pelaku, pencegahan politik uang ini penting kita lakukan sebagai tugas dan tanggung jawab kita bersama, bukan hanya penyelengara pemilu dan aparat penegak hukum saja karena dampak dari semua ini akan dirasakan oleh masyarakat kita sendiri.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab dan DPRD Morowali Sepakat Empat Ranperda Menjadi Perda 
Fraksi Partai Demokrat:Pemkab Morowali dapat Penilaian WDP dari BPK- RI 2 Tahun Berturut-turut 
Fraksi NasDem Soroti Pemda Morowali,SILPA 848 Miliar 
Kapolres Morowali Utara,Membuka Open Tournament Badminton Bhayangkara Cup 2026 
Usai Pertemuan CSR, Bupati Iksan Turun ke Sawah Uji Alat Pertanian Modern
Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah Lakukan Monitoring dan Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian di Kantor Imigrasi Morowali
Bupati Morowali Evaluasi CSR Perusahaan di Bungku Barat, Bumiraya, dan Witaponda
Operasi Pasar LPG 3 Kg dan Pasar Murah Digelar Bergilir di Morowali
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:31 WIB

Pemkab dan DPRD Morowali Sepakat Empat Ranperda Menjadi Perda 

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:47 WIB

Fraksi Partai Demokrat:Pemkab Morowali dapat Penilaian WDP dari BPK- RI 2 Tahun Berturut-turut 

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:18 WIB

Fraksi NasDem Soroti Pemda Morowali,SILPA 848 Miliar 

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:43 WIB

Kapolres Morowali Utara,Membuka Open Tournament Badminton Bhayangkara Cup 2026 

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:13 WIB

Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah Lakukan Monitoring dan Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian di Kantor Imigrasi Morowali

Berita Terbaru

Berita

Fraksi NasDem Soroti Pemda Morowali,SILPA 848 Miliar 

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:18 WIB