Dirjen Teguh Ingatkan Layanan Dukcapil yang Ramah dan Jangkau Kaum Disabilitas 

- Penulis

Kamis, 25 Juli 2024 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta – Penyandang disabilitas termasuk penduduk rentan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk). Rentan lantaran memiliki keterbatasan fisik, aksesibilitas, intelektual, mental, atau sensorik sehingga sulit berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Namun demikian, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan, penyandang disabilitas tidak boleh tertinggal dalam proses pembangunan. “Saya sebagai dirjen sangat berkomitmen bagaimana pelayanan adminduk kepada kelompok rentan harus berjalan dengan sebaik-baiknya. Termasuk kaum disabilitas di Indonesia harus terdata semuanya dalam big data kependudukan yang dikelola Ditjen Dukcapil,” kata Dirjen Teguh Setyabudi saat membuka Rapat Koordinasi Upaya Pemenuhan Hak-Hak Sipil bagi Penduduk Rentan di Jakarta, Rabu (24/7/2024) malam.

Salah satu bentuk komitmen tersebut, Dirjen mendorong Dinas Dukcapil kabupaten/kota di seluruh Indonesia agar menyediakan fasilitas pelayanan adminduk yang sepenuhnya ramah bagi kaum difabel. “Misalnya, di lokasi kantor Dinas Dukcapil ada fasilitas kursi roda atau menyediakan fasilitas bagi orang dengan gangguan penglihatan,” cetus Dirjen Teguh.

Mantan Dirjen Bina Pembangunan Daerah ini menjelaskan penduduk rentan adminduk adalah mereka yang mengalami hambatan memperoleh dokumen kependudukan, lantaran bencana alam dan kerusuhan sosial, atau penduduk yang sulit dan terhambat dari sisi sosial, ekonomi, fisik, mental, geografis serta lainnya.

Pelayanan penerbitan dokumen kependudukan harus sampai kepada mereka tanpa diskriminasi. “Oleh karena itu layanan Adminduk yang paling efektif untuk menjangkau penduduk rentan adalah melalui jemput bola untuk mendekatkan aksesibilitas kepada mereka.”

Dengan membuka pelayanan adminduk di lokasi-lokasi tertentu, penduduk rentan yang selama ini sulit mengakses layanan adminduk, bisa memperoleh dokumen kependudukan secara gratis. “Dengan begitu melalui kegiatan ini juga dapat meningkatkan cakupan perekaman KTP-el, cakupan kepemilikan KIA, serta cakupan kepemilikan akta-akta pencatatan sipil,” kata Dirjen Teguh.

Baca Juga:  Ditjen Keuda Kemendagri Hadirkan SIMPONI MBG SIPD Sukseskan Program Nasional Presiden

Untuk tahun 2024, Ditjen Dukcapil merencanakan giat jemput bola pada Agustus-Desember di 15 kabupaten/kota. Dimulai dari Banda Aceh, Batanghari-Sarolangun-Tebo di Jambi, Bengkalis dan Pelalawan di Riau, Mesuji-Lampung, Lebak-Banten, Yogyakarta-DIY, Surabaya-Jawa Timur, Badung-Bali, Nunukan-Kaltara, Sanggau-Kalbar, Makassar-Sulsel, dan Donggala-Sulteng. Kegiatan ini dibiayai oleh dana pinjaman/hibah luar negeri (PHLN) dari Bank Dunia.

Sementara Ketua Komponen 1 yang juga Direktur Integrasi Kependudukan Daerah, Agus Irawan dalam laporannya menjelaskan, rakor bertujuan membangun persepsi yang sama di semua jajaran Dukcapil terkait pemenuhan hak-hak sipil, dan terpenuhinya dokumen kependudukan bagi penduduk rentan.

“Dukcapil juga berkomitmen membangun data kelompok penduduk rentan yang akurat serta tercatat dalam database kependudukan. Data ini dapat dimanfaatkan kementerian/lembaga serta sektor swatsa untuk memberikan layanan publik bagi penduduk rentan.”

Rakor diikuti oleh kepala Dinas Dukcapil dari 38 provinsi, Kadis Dukcapil dari 15 kabupaten/kota terpilih untuk layanan jemput bola bagi penduduk rentan, serta Kadis Dukcapil se Jabodetabek.

Direktur Dafdukcapil Akhmad Sudirman Tavipiyono menekankan agar Dinas Dukcapil kabupaten/kota memenuhi semua kebutuhan adminduk masyarakat tanpa tebang pilih. Khususnya, bagi penduduk rentan yang jauh dari jangkauan pelayanan adminduk seperti masyarakat di pelosok desa yang terpencil.

“Dukcapil memberikan hadiah spesial berupa layanan jemput bola pemberian dokumen kependudukan kepada penduduk di wilayah 3T yang tergolong rentan pelayanan Adminduk. Itu sebabnya kami beri perhatian serius pemberian hak dasarnya, yakni memberikan dokumen kependudukan tanpa diskriminasi,” kata Direktur Dafdukcapil A.S. Tavipiyono.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 132/Tadulako Kunker ke Kodim 1311/Morowali, Perkuat Soliditas dan Semangat Pengabdian Prajurit
Wujud Polri Untuk Masyarakat, Polres Morowali Gelar Bakti Kesehatan 
 PT IMIP Donasikan 136 Kantong Darah
Kontingen Garuda TNI AD Dominasi Kasau Cup 2026, Raih Juara Umum I dan III
Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh
Ramah Tamah  Pemda Morowali Bersama Danrem 132/Tadulako  Berlangsung  Hikmad 
“Jakarta Kecil” Bahodopi, Bupati Iksan Ungkap Masalah Macet dan Sampah
Presiden Prabowo Dorong Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:14 WIB

Danrem 132/Tadulako Kunker ke Kodim 1311/Morowali, Perkuat Soliditas dan Semangat Pengabdian Prajurit

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:44 WIB

Wujud Polri Untuk Masyarakat, Polres Morowali Gelar Bakti Kesehatan 

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:34 WIB

 PT IMIP Donasikan 136 Kantong Darah

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:21 WIB

Kontingen Garuda TNI AD Dominasi Kasau Cup 2026, Raih Juara Umum I dan III

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:27 WIB

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Berita Terbaru

Berita

 PT IMIP Donasikan 136 Kantong Darah

Selasa, 23 Jun 2026 - 06:34 WIB