Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf pada saat memberikan arahan kepada para ASN Kabupaten Morowali,(FOTO:IST)
dteksinews, Morowali – Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf didampingi Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Morowali, Senin (28/9/2026).
Apel tersebut diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Morowali, Yusman Mahbub, para asisten, staf ahli, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali.
Dalam arahannya, Bupati Iksan menegaskan pentingnya seluruh jajaran birokrasi memahami bahwa pengelolaan pemerintahan pada dasarnya merupakan amanah dalam mengelola keuangan dan sumber daya milik masyarakat untuk pembangunan daerah.
Menurutnya, setiap kebijakan dan program pemerintah harus dilaksanakan secara tepat sasaran serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Jangan sampai program yang kita jalankan tidak tersasar secara merata. Karena itu, komunikasi antara pimpinan dan bawahan harus diperkuat. Para sekretaris dan kepala OPD teknis harus saling berkoordinasi dan berdiskusi untuk mengetahui persoalan yang ada,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa birokrasi tidak hanya bertugas menjalankan kebijakan, tetapi harus mampu memberikan pemikiran dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Ia meminta seluruh ASN lebih banyak berada di lapangan untuk memastikan program pemerintah benar-benar berjalan dan dapat dirasakan masyarakat.
“Kalau 20 persen di meja kerja, 80 persen harus di lapangan. Mulai dari sektor kesehatan, saya akan meminta masing-masing OPD menyiapkan data dan jawaban terkait persoalan yang ada di lapangan,” ujarnya.
Memasuki masa persiapan program tahun 2027, Bupati meminta seluruh perangkat daerah mulai mempersiapkan dokumen dan perencanaan sejak Oktober. Setiap kebijakan harus dipahami dan dijalankan berdasarkan data yang akurat, termasuk data by name by address.
Ia menekankan agar kedekatan personal dengan kepala daerah tidak dijadikan alasan untuk mengabaikan profesionalitas dalam bekerja.
“Jangan merasa karena dekat dengan bupati kemudian bekerja tidak profesional. Kita harus menjalankan program berdasarkan data dan memastikan program tersebut tepat sasaran,” katanya.
Dalam pengelolaan keuangan daerah, Bupati meminta setiap rencana pembangunan dibahas dan dipertimbangkan secara matang agar keseimbangan antara program dan kemampuan pendapatan daerah tetap terjaga.
“Kalau membangun, diskusikan sebaik mungkin agar keuangan dan pendapatan tidak ngos-ngosan. Kita harus mengontrol dan menyeimbangkan keuangan supaya ke depan semuanya jelas,” jelasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa program pembangunan harus memberikan dampak nyata. Menurutnya, setiap program yang dirancang harus memiliki manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program harus berdampak. Jangan hanya membuat program, tetapi harus dipastikan masyarakat bisa menikmati manfaatnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan perhatian terhadap kesiapsiagaan Satpol PP dan Damkar, khususnya menghadapi musim kemarau. Ia meminta personel dan armada dipersiapkan dengan baik serta dilakukan pembagian anggota untuk meningkatkan kesiapsiagaan apabila terjadi kebakaran.
Sementara itu, kepada Satpol PP, Bupati meminta penertiban terhadap baliho yang sudah tidak relevan, termasuk baliho yang berkaitan dengan kepentingan politik. Penertiban juga diminta dilakukan terhadap reklame atau baliho yang belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak, khususnya di wilayah kecamatan.
Bupati menegaskan, dirinya ingin Morowali terus tumbuh dan berkembang dengan memaksimalkan seluruh potensi dan sumber daya yang tersedia.
“Siapa pun yang datang, kalau porsi pembangunan kita arahkan dengan baik, pasti akan berjalan dengan baik. Mari kita membuka diri dan berpikir dengan hati yang baik dan tulus dalam menyusun program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya ketersediaan data dalam setiap proses perencanaan pembangunan. Ia meminta para sekretaris perangkat daerah tidak pasif dan turut berperan dalam memastikan pengelolaan program maupun belanja berjalan dengan baik.
Bupati juga menyampaikan bahwa evaluasi terhadap jajaran birokrasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan, termasuk dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab pada masa mendatang.
“Saya sangat menghargai struktur. Harapan kita bagaimana membangun sinergi antara atasan dan bawahan agar program yang kita jalankan benar-benar tersasar dengan baik. Mari kita jalankan pelayanan dengan baik dan saling memahami, termasuk dengan teman-teman yang mengurusi pendapatan,” pungkasnya.(*/ikp)














