Tim Tabur Kejati Sulteng bersama Tim Tabur Kejagung RI berhasil mengamankan DPO terpidana korupsi pengadaan tanah Morowali, Asman Loliwu, di Kelurahan Lasoani, Palu, Rabu (10/9/2026),(FOTO:IST)
dteksinews, Palu- Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah bersama Tim Tabur Kejaksaan Agung RI berhasil mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus korupsi pengadaan tanah di Morowali.
Terpidana atas nama Asman Loliwu berhasil diamankan, Rabu (10/9/2026), sekitar pukul 08.30 WITA, bertempat di Kelurahan Lasoani, Kota Palu.
Operasi pengamanan tersebut dilaksanakan di bawah koordinasi Asisten Intelijen Kejati Sulteng, Salman, dengan melibatkan Tim Tabur Kejati Sulteng yang terdiri atas Nyoman Purya, (Kasi V), Munir, Hery Adhyaksa, Aswar Anas, Fajrin, dan Nyoman Setiawan, bersama Tim Tabur Kejaksaan Agung RI.
Pengamanan terhadap DPO tersebut dilakukan berdasarkan permintaan tertulis dari Kepala Kejaksaan Negeri Morowali, yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh Kepala Kejati Sulteng melalui Surat Perintah Operasi Intelijen dalam rangka pencarian DPO Nomor: 69/P.2/Dip.4/08/2026 tanggal 13 Agustus 2026.
Berdasarkan data perkara, Asman Loliwu merupakan terpidana dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Tanah pada Pemerintah Kabupaten Morowali, yang telah diputus oleh Pengadilan Negeri Palu melalui Putusan Nomor 17/Pid.Sus/TPK/2022/PN Palu tanggal 2 September 2022.
Dalam putusan tersebut, Asman Loliwu dijatuhi pidana penjara selama 6 (enam) tahun, pidana denda sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah), serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp4.590.730.000,00 (empat miliar lima ratus sembilan puluh juta tujuh ratus tiga puluh ribu rupiah).
Apabila harta benda terpidana tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka berdasarkan putusan pengadilan, pembayaran uang pengganti diganti dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan 6 (enam) bulan.
Sementara itu, perkara tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp4.993.120.000,00 (empat miliar sembilan ratus sembilan puluh tiga juta seratus dua puluh ribu rupiah).
Keberhasilan pengamanan Asman Loliwu menjadi bagian dari komitmen jajaran Kejaksaan dalam melaksanakan putusan pengadilan serta memastikan tidak ada terpidana yang dapat menghindari proses hukum. Sinergi antara Tim Tabur Kejati Sulteng dan Tim Tabur Kejagung RI juga menunjukkan penguatan komitmen tersebut.(***)














