FORBES Morowali Desak APH Selidiki Dugaan Ketidaktransparanan Dana CSR dan Plasma PT CITRA

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua FORBES Morowali Abd Jamil,(FOTO:IST)


 

dteksinews,Morowali – Forum Rakyat Bersatu Morowali (FORBES Morowali) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan dana plasma yang berkaitan dengan operasional PT Cahaya Indola Tunggal Rana Alam (PT CITRA) di Kabupaten Morowali.

Ketua Umum FORBES Morowali, Abd. Jamil, yang akrab disapa Bang Hanto, mengatakan bahwa desakan tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai laporan dan aspirasi masyarakat yang selama ini mempertanyakan transparansi pengelolaan dana CSR maupun dana plasma perusahaan.

“Selama perusahaan beroperasi di Morowali sejak sekitar tahun 2010, masyarakat berhak mengetahui bagaimana mekanisme pengelolaan dana CSR dan dana plasma tersebut. Berapa besar dana yang telah disalurkan, siapa penerimanya, program apa saja yang telah dilaksanakan, serta bagaimana bentuk pertanggungjawabannya kepada masyarakat. Jangan sampai dana yang sejatinya merupakan hak masyarakat justru tidak diketahui arah dan pemanfaatannya,” tegas Bang Hanto.

FORBES Morowali menilai keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Oleh karena itu, pihaknya meminta APH melakukan penyelidikan apabila terdapat dugaan penyimpangan ataupun ketidaksesuaian dalam pengelolaan dana-dana tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, FORBES Morowali juga meminta dilakukan penelusuran terhadap pelaksanaan berbagai kewajiban perusahaan, termasuk penggunaan fasilitas umum dan infrastruktur masyarakat selama menjalankan aktivitas operasionalnya.

Baca Juga:  DPRD Morowali Usul Ranperda Tentang Kawasan Tanpa Rokok, Ini Tanggapan Bupati 

Berdasarkan laporan dan informasi masyarakat yang diterima oleh FORBES Morowali, terdapat dugaan bahwa selama bertahun-tahun PT CITRA menggunakan jalan tani milik masyarakat sebagai akses operasional perusahaan tanpa membangun jalan operasional secara mandiri. Menurut Bang Hanto, informasi tersebut perlu diverifikasi secara menyeluruh oleh instansi berwenang agar diperoleh kepastian hukum mengenai legalitas penggunaan akses tersebut.

FORBES Morowali juga meminta pemerintah dan instansi teknis melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kewajiban lingkungan perusahaan, termasuk keterbukaan informasi mengenai kawasan konservasi atau kawasan bernilai konservasi tinggi yang berada dalam wilayah konsesi perusahaan. Menurut organisasi tersebut, masyarakat berhak mengetahui luas kawasan yang dilindungi, pengelolaannya, serta implementasi komitmen perlindungan lingkungan yang menjadi kewajiban perusahaan.

FORBES Morowali menegaskan bahwa langkah yang ditempuh organisasi ini bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan mendorong adanya keterbukaan, kepastian hukum, dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat serta kelestarian lingkungan. Organisasi tersebut menghormati asas praduga tak bersalah dan menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada aparat yang berwenang.

“Kami berharap APH bekerja secara profesional, independen, dan objektif. Jika tidak ditemukan pelanggaran, tentu hal itu harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Namun apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan hukum, maka proses penegakan hukum harus dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu,” tutup Bang Hanto.(*/pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo
Tanggapi Kasus Penyadapan, Fahri Hamzah Ajak Pejuang Kebebasan, LSM dan Masyarakat Sipil Melakukan Perlawanan
Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026
BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  
Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 
Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta
Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026
Semarak Tanwir Muhammadiyah, TK ABA se-Kota Palu Ikuti Lomba Mewarnai Logo
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:03 WIB

Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 13:50 WIB

Tanggapi Kasus Penyadapan, Fahri Hamzah Ajak Pejuang Kebebasan, LSM dan Masyarakat Sipil Melakukan Perlawanan

Kamis, 5 November 2026 - 13:32 WIB

Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026

Kamis, 5 November 2026 - 13:24 WIB

BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  

Kamis, 5 November 2026 - 13:08 WIB

Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 

Berita Terbaru