dteksinews, Morowali– Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur oleh berbagai tawaran kerja yang menjanjikan gaji tinggi dan proses keberangkatan yang cepat tanpa prosedur yang jelas . Imbauan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) yang masih menjadi ancaman bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang berencana bekerja di luar negeri.Rabu(3/6/2026)
Berbagai modus kerap digunakan oleh pelaku untuk menarik perhatian calon korban, mulai dari tawaran pekerjaan melalui media sosial, ajakan dari pihak yang mengaku sebagai agen penyalur tenaga kerja, hingga janji fasilitas dan penghasilan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa legalitas perusahaan atau penyalur tenaga kerja, memastikan tujuan keberangkatan yang jelas, serta melengkapi seluruh dokumen perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali, Yusva Aditya, menegaskan bahwa pencegahan TPPO dan TPPM membutuhkan kesadaran serta peran aktif masyarakat. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan keuntungan besar tanpa prosedur yang jelas. Pastikan identitas pemberi kerja, tujuan keberangkatan, dan dokumen perjalanan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan ragu untuk mencari informasi dari instansi pemerintah yang berwenang sebelum mengambil keputusan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan TPPO dan TPPM. Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam memutus rantai kejahatan tersebut. Ia berharap masyarakat tidak ragu untuk mencari informasi dari sumber resmi serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi praktik perdagangan orang atau penyelundupan manusia. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan tercipta migrasi yang aman, tertib, dan terlindungi bagi seluruh warga negara Indonesia.(red/dteksinews)
Sumber: Humas Imigrasi
Editor: Supriyono














