Plt.Sekretaris BPBD Morowali Gunawan,(FOTO: DOK dteksinews)
dteksinews,Morowali-Terkait dengan adanya bencana banjir yang menimpa Desa Sambali, Kecamatan Sombori, Kabupaten Morowali minggu malam,(9/5/2026) pukul 11.00 Wita, akibat adanya curah hujan tinggi berapa hari ini.Hal tersebut disampaikan oleh Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Morowali Gunawan kepada dteksinews.co.id di ruang kerjanya, Senin(11/5/2026)
Banjir yang terjadi kemarin, diwilayah khususnya di Desa sambali, Desa Lamontoli dan Desa Matarape, adalah daerah yang dampak hujan tinggi, sehingga terjadi banjir.kemudian satu minggu ini dan ada peringatan cuaca extrim.
Apakah banjir tersebut akibat aktivitas tambang,? “kami belum bisa menyampaikan akibat tambang, kami belum memastikan hal tersebut, akan tetapi banjir akibat adanya curah hujan yang tinggi,” ujar Gunawan
Ia menambahkan, akibat banjir Jalan sempat putus, antara Desa lamontoli menuju Desa Lalemo masih putus, dan yang sudah bisa dilalui dari jalan Desa Sambalagi menuju jalan Desa Lamontoli, baik mengunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kerugian harta masih dalam Assessment, dan dampak terkena air dan lumpur, sebanyak 4 rumah terdampak banjir, dan kerugian harta nihil serta pengusi juga tidak ada.
Kemarin ada pendataan pemerintah setempat dan pihak Perusahaan terkait warga yang terdampak banjir , akan tetapi belum ada kejelasan sampai hari ini.
Untuk itu, secepatnya upaya penanganan itu, perbaikan saluran di desa Sambalagi dan penanganan jalan yang putus, jalan tersebut jalan provinsi.
Untuk itu,” pihak BPBD Morowali terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap siaga, karena pada saat ini kondisi curah hujan cukup tinggi,dan akan terjadi beberapa hari kedepan terjadi hujan tinggi, serta potensi yang banyak terdapak wilayah banjir di Desa sambalagi,” ungkap Gunawan
Penangganan banjir kemarin, BPBD dibantu oleh pihak TNI-Polri bersama- bersama pihak perusahaan. Pihak Perusahaan PT IGIP juga membantu alat dan membersihkan parit atau jalan yang putus, sehingga bisa dilalui jalan tersebut.
“Upaya kami, penyelamatan dan perlu kajian. kalau banjir, kami tidak bisa menyebutkan banjir akibat tambang, namun itu akibat banjir karena curah hujan tinggi, semoga tidak terjadi banjir dan dihimbau warga agar selalu waspada,” Pungkas Gunawan. (pri)














