Krakatau Steel & China Bangun Pabrik Stainless Steel di Morowali

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Dok Krakatau Steel

 

 

dteksinews, Jakarta- Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan dimulainya pembangunan (groundbreaking) pabrik baja nirkarat (stainless steel) dari nikel. Pabrik tersebut berlokasi di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah.

Presiden RI Prabowo Subianto menjelaskan, bahwa groundbrekaing ini merupakan proyek hilirisasi tahap ke-2 yang mencakup 13 proyek hilirisasi senilai Rp116 triliun. Di mana ada 5 proyek sektor energi, 5 proyek mineral dan 3 proyek pertanian.

“Tadi sudah disebut hilirisasi tahap pertama ada 13 proyek di 13 lokasi dan beberapa saat ini tahun ini juga kita akan tambah hilirisasi 6 lagi proyek, dan terus menerus akan kita tambah. mungkin ada tahap ke 4, 5, 6, Insya Allah tahun ini juga,” terang Prabowo dalam peresmian di Cilacap, Jawa Tengah, dikutip Kamis (30/4/2026).

Pabrik stainless steel tersebut dimiliki oleh PT Krakatau Steel bermitra dengan perusahaan asal China yakni Tsingshan Group. Hasil produksinya berupa steel slab dengan kapasitas 1,2 juta ton per tahun.

Produksi tersebut memanfaatkan nikel lokal melalui proses peleburan dan pemurnian modern.

Baca Juga:  Bakti Sosial Polres Morowali: Berbagi Takjil untuk Warga di Bulan Ramadhan

“Inisiatif ini meningkatkan nilai tambah mineral dalam negeri sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja industri serta pertumbuhan ekonomi kawasan industri secara berkelanjutan,” terang Danantara dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).

Selain pabrik stainless steel, groundbreaking tersebut mencakup sektor energi, logam dan mineral, material konstruksi, serta agroindustri, yang bertujuan untuk menurunkan ketergantungan impor, memperkuat rantai pasok industri nasional, meningkatkan nilai tambah sumber daya domestik, serta mendorong terciptanya peluang kerja dan aktivitas ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Hilirisasi merupakan instrumen strategis dalam mendorong penciptaan nilai tambah di dalam negeri melalui pengolahan dan industrialisasi sumber daya alam,” tambah Danantara.

Di samping meningkatkan nilai tambah, hilirisasi dinilai berperan dalam memperkuat kemandirian ekonomi dengan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok global yang dalam kondisi tertentu dapat menghadapi dinamika dan ketidakpastian, termasuk faktor geopolitik.

Melalui penguatan rantai pasok domestik, hilirisasi turut memastikan ketersediaan kebutuhan nasional secara lebih andal, sekaligus mendorong transformasi struktur ekonomi menuju basis industri bernilai tambah tinggi.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Black Stone Airline Tambah Dua Armada, Bamsoet Dorong Penerbangan Kargo Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi Industri
Hadiri Munas PERIKLINDO, Bamsoet Apresiasi Terpilihnya Kembali Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko sebagai Ketua Umum
Bupati Morowali Iksan, Teken Kerja Sama Replikasi Aplikasi SISGITA di Tangsel  
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 
Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan, Bamsoet Ingatkan Kekuatan Negara Ditentukan Kemampuan Mengelola Konflik dan Menjaga Kepercayaan Publik
Harapan Pelaku Sektor Riel Setelah Konsolidasi Sektor Moneter dan Fiskal
Kecanduan Beli Sabu, Pelaku Curanmor Curi Motor Tetangga
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 05:47 WIB

Hadiri Munas PERIKLINDO, Bamsoet Apresiasi Terpilihnya Kembali Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko sebagai Ketua Umum

Kamis, 24 September 2026 - 04:01 WIB

Bupati Morowali Iksan, Teken Kerja Sama Replikasi Aplikasi SISGITA di Tangsel  

Rabu, 23 September 2026 - 12:17 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM

Rabu, 23 September 2026 - 10:39 WIB

Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan, Bamsoet Ingatkan Kekuatan Negara Ditentukan Kemampuan Mengelola Konflik dan Menjaga Kepercayaan Publik

Berita Terbaru

Berita

Babinsa Bahodopi Sigap,  Padamkan Kebakaran Lahan Warga 

Jumat, 25 Sep 2026 - 05:55 WIB

Berita

Ratusan Buruh FSPIM Demo PT Hengjaya Mineralindo

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:28 WIB