dteksinews, Morowali- Terkait demo Aliansi Mahasiswa Morowali di depan Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten hampir terjadi insiden perkelahian (adu jotos) antara Korlap Aliansi Mahasiswa Morowali Amrin dengan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Amir Amirudin.
Beruntung salah satu anggota Polres sigap melerai kejadian tersebut, sehingga Korlap dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Amir Amirudin tidak terjadi pekelaian.Jumat(10/0/2025)
Kejadian tersebut berawal Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Amir Amirudin menyinggung dan meminta agar menunjukkan kartu Mahasiswa, dan tidak berkenan jika yang demo bukan Mahasiswa, karena demo tersebut mengatasnamakan Mahasiswa, kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Morowali Amir Amirudin kepada para pendemo.
Akibatnya Korlap Amrin menjadi tersinggung, bahwa yang bukan Mahasiswa tidak boleh demo, dijawab Korlap memang dirinya bukan Mahasiswa, akan tetapi para pendemo adalah gabungan Mahasiswa dan organisasi lembaga swadaya masyarakat di Morowali.
Artinya bukan hanya Mahasiswa yang bisa demo, kami bukan Mahasiswa juga bisa demo, jangan dilarang demo kami, Kata Amrin.
Selanjutnya para mahasiswa melakukan orasi kembali dan berselang sekitar 15 menit, Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Drs Yusman Mahbub menemui para pendemo, dan diajak untuk diskusi di ruang rapat Kantor Bupati Morowali.
Setelah dijelaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Drs Yusman Mahbub para mahasiswa mengerti dan menerima penjelasannya.
“Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Yusman berjanji,jika sudah ada ditetapkan buku APBD dalam waktu dekat akan cair semua bantuan Mahasiswa 12 juta,”Ujarnya
Ahkirnya para mahasiswa puas dengan penjelasan Sekda dan selanjutnya meninggalkan ruang rapat. (PRI)














