Hadiri Pembekalan Retret KADIN oleh Panglima TNI, Bamsoet Ingatkan Pertahanan Kuat Menjadi Kunci Ekonomi Tangguh

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta-Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Pertahanan & Keamanan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bambang Soesatyo menegaskan pentingnya kekuatan pertahanan nasional sebagai fondasi utama untuk menopang ketahanan dan kemajuan ekonomi nasional. Dunia usaha membutuhkan kepastian dan stabilitas jangka panjang yang hanya bisa dicapai jika sistem pertahanan nasional berada dalam kondisi kuat dan siap menghadapi segala bentuk ancaman.

“Saya sepakat dengan Presiden Prabowo Subianto, apabila kita bicara ekonomi, jangan pernah lepas dari isu pertahanan. Dunia usaha bergerak kalau ada kepastian, dan kepastian itu lahir dari kekuatan, baik militer, pangan, energi, hingga siber. Tanpa itu, ekonomi kita akan selalu rapuh ketika diguncang krisis global,” ujar Bamsoet usai mengikuti pembekalan Retret KADIN 2025 oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Jakarta, Kamis malam (7/8/25).

Hadir antara lain Ketum KADIN Indonesia Anindya Bakrie, para pengurus pusat KADIN Indonesia serta para ketua KADIN provinsi seluruh Indonesia dan asosiasi dibawah KADIN.

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, penguatan pertahanan harus dilihat sebagai bagian integral dari strategi pembangunan ekonomi, bukan sebagai beban anggaran negara. Upaya pemerintah dalam memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), merevitalisasi industri pertahanan dalam negeri seperti PT Pindad dan PT PAL, serta rencana penguatan ekosistem industri strategis nasional, perlu didukung oleh semua pihak.

Baca Juga:  Pangdam XV Serahkan Piala Bergilir Pacuan Kuda 2026 di Pulau Moa: Komitmen Bangun Pariwisata dan Kedamaian Daerah

Tak hanya fokus pada sektor militer, Bamsoet juga menyoroti urgensi membangun ketahanan pangan nasional. Ketergantungan pada impor komoditas strategis seperti beras, jagung, gula, dan kedelai telah menjadi titik rawan bagi stabilitas ekonomi Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan dalam 10 tahun terakhir, jumlah petani di Indonesia menyusut drastis. Dari 31,7 juta orang di tahun 2013 menjadi sekitar 29,3 juta pada tahun 2023.

“Ketahanan pangan merupakan bagian dari pertahanan nasional. Kita tidak bisa berharap ekonomi tumbuh kalau logistik pangan rapuh. KADIN siap bersinergi dengan pemerintah untuk memperkuat produksi dalam negeri dan memperluas jaminan pasar bagi petani,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan pentingnya mitigasi risiko strategis dalam dunia usaha. Termasuk dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik dan ancaman siber. Dalam laporan internal KADIN, disebutkan bahwa sebanyak 68 persen pelaku usaha belum memiliki sistem perlindungan siber yang memadai, padahal risiko serangan digital terus meningkat.

“Kita butuh literasi pertahanan dalam arti luas. Dunia usaha harus sadar bahwa ancaman itu bukan cuma fisik. Serangan digital bisa lumpuhkan sistem logistik nasional, bisa mengganggu transaksi keuangan, bisa bikin ketakutan investor. Ini harus menjadi perhatian bersama,” pungkas Bamsoet. (*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov
FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 
Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan
Rakornas Bidang Politik dan Keamanan KADIN Indonesia, Bamsoet Tegaskan Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman, Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional
Lantik 100 Pejabat Fungsional, Salah Satunya dari Madya ke Utama, Prof. Zudan: Ini Bukti Pengembangan Karier JF di BKN Berjalan
Perkuat Ekonomi Pesisir, IMIP Salurkan 6 Unit Kapal Nelayan
Bupati Iksan Tutup Piala Bupati Morowali 2026, Apresiasi Antusiasme Masyarakat
Vale Indonesia Raih Satu Platinum dan Dua Gold Awards ICA–ISDA 2026 untuk Program Pemberdayaan Masyarakat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:22 WIB

FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 

Rabu, 30 September 2026 - 12:08 WIB

Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan

Rabu, 30 September 2026 - 11:12 WIB

Rakornas Bidang Politik dan Keamanan KADIN Indonesia, Bamsoet Tegaskan Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman, Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Rabu, 30 September 2026 - 11:04 WIB

Lantik 100 Pejabat Fungsional, Salah Satunya dari Madya ke Utama, Prof. Zudan: Ini Bukti Pengembangan Karier JF di BKN Berjalan

Berita Terbaru