Vale (INCO) Reklamasi 65% Lahan Bekas Tambang di Sorowako

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat pembibitan tanaman reklamasi tambang PT Vale Indonesia Tbk di Sorowako ( foto: ist)

 

 

 

 

dteksinews,Sorowako – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah melakukan reklamasi 3.819 hektare (ha) lahan bekas tambang nikel di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penghijauan kembali lahan bekas tambang tersebut mencapai 65% dari total bukaan lahan tambang seluas 5.969 ha.

“Per April 2025, kami sudah melakukan reklamasi di lahan seluas 3.800-an ha, dengan rasio antara bukaan tambang dan reklamasi sekitar 65%. Jadi ini sudah di atas 50%,” kata Engineer di bidang reklamasi PT Vale Indonesia Nismayani saat media visit ke pusat persemaian bibit pohon reklamasi Vale di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, akhir pekan lalu.

Nismayani menegaskan, reklamasi dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Vale Indonesia terhadap keberlanjutan lingkungan, dan komitmen kuat untuk mempertahankan praktik penambangan hijau.

Nismayani menegaskan bahwa reklamasi bukan hanya sekadar menanam. Tapi melibatkan banyak tahapan hingga membentuk ekosistem vegetasi ke kondisi alaminya.

Dia menyebut, reklamasi dimulai dari penataan lahan, penimbunan bekas lubang tambang, pembentukan kontur, hingga revegetasi. Tahap pertama reklamasi akan dimulai saat area tambang sudah tidak lagi digunakan. Lokasi tersebut ditimbun menggunakan material tanah yang tidak mengandung unsur ekonomi, lalu dibentuk ulang kontur lerengnya agar stabil dan aman untuk ditanami.

Setelah itu, dilakukan pengendalian erosi melalui pembangunan saluran drainase menggunakan kombinasi batu dan geomate, material sintetis berwarna hijau yang berfungsi memperindah tampilan lanskap.

Tahapan berikutnya, dilakukan penghamparan tanah pucuk (topsoil), yaitu tanah lapisan atas yang disimpan sejak awal proses tambang. Tanah ini diperkaya dengan kompos organik hasil pengolahan PT Vale yang bekerja sama dengan masyarakat sekitar, dengan dosis penggunaan mencapai 16 ton per ha.

Baca Juga:  IMIP Pacu Serapan Tenaga Kerja Lokal, Turunkan Angka Pengangguran

Nismayani mengatakan, jumlah tanaman yang ditanam di area reklamasi tambang nikel Vale di Sorowako sudah mencapai lebih dari 5,1 juta tanaman, yang terditri dari tanaman pionir dan tanaman lokal serta endemik. Tanaman pionir yang ditanam di antaranya adalah johar, kayu angin, eucalyptus, sengon buto, suren, beringin, dan lainnya.

“Kami juga menanam pohon lokal, dengan persentase antara pionir dan lokal endemik adalah 40:60%. Komposisi tersebut sesuai dengan kebijakan atau aturan dari pemerintah,” ujar dia.

Vale Indonesia, sambung dia, bahkan melakukan penanaman pohon dengan tingkat kerapatan jauh di atas ketentuan pemerintah.

“Kalau pemerintah menerapkan per hektarenya minimum 625 pohon, Vale bisa menjamin 714 ha tanamannya. Itu standar penanaman awal, belum masuk penanaman sisipan dan sebagainya. Kalau kumulatif, bisa mencapai 1.000 pohon per ha,” ungkap dia.

Tak berhenti hanya di penanaman, Nismayani mengatakan, perusahaan melakukan pemeliharaan rutin setiap tiga bulan. Kegiatan ini meliputi pemupukan ulang, penyulaman pohon mati, dan pembersihan gulma. Pemeliharaan berlangsung hingga tanaman dinilai mampu tumbuh mandiri, umumnya dalam waktu dua hingga tiga tahun.

Memasuki tahun ketiga, PT Vale juga melakukan pengayaan dengan menanam pohon multiguna seperti pohon kayu keras dan tanaman bernilai ekonomi lainnya.

“Kami tidak hanya menanam dan meninggalkan, tapi memastikan tanaman tumbuh sehat dan lahan benar-benar pulih secara ekologis,” kata Nismayani.(*/PRI)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo Siang Ini
Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara
Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov
FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 
Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan
Rakornas Bidang Politik dan Keamanan KADIN Indonesia, Bamsoet Tegaskan Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman, Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional
Lantik 100 Pejabat Fungsional, Salah Satunya dari Madya ke Utama, Prof. Zudan: Ini Bukti Pengembangan Karier JF di BKN Berjalan
Perkuat Ekonomi Pesisir, IMIP Salurkan 6 Unit Kapal Nelayan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:42 WIB

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo Siang Ini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:57 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:22 WIB

FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 

Rabu, 30 September 2026 - 12:08 WIB

Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan

Berita Terbaru