Meresahkan Petani, GRD KK-MOROWALI : Minta PT.BTIIG Hentikan Rencana Pembangunan Crosing Jalur Pipa

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-Gerakan Revolusi Demokratik Komite Kabupaten Morowali (GRD KK-MOROWALI), akan lakukan perlawanan hingga aksi masa jika PT.Baoshuo Taman Industry Investment Group (PT.BTIIG), tidak segera hentikan rencana pembagunan Crosing jalur pipa dari sungai ke dalam kawasan perusahaan. secara tertulis kepada seluruh masyarakat khusunya petani di Kecamatan Wita Ponda dan Kecamatan Bumi Raya. Rabu 30/4/2025.

Melalui surat Pernyataan komitmen bersama yang dilakukan Pada hari jum’at tanggal 10 januari tahun 2025. sebagai perwakilan dari management PT. BTIIG menyatakan bahwa dalam rangka menjamin pelaksanaan rencana ganti rugi atau peralihan Hak atas Tanah antara PT.BTIIG dengan tanah di, Desa Harapan jaya, Desa Beringin Jaya, Desa Limbo Makmur dan Desa Lasampi harus dibatalkan. sebab tidak mendasar dan mendapat persetujuan penuh dari masyarakat setempat.

“Hadirnya PT.BTIIG dimorowali harus menjadi fokus kerja pemerintah Daerah khusunya Bupati Morowali, agar hak-hak masyarakat tidak dirampas. apalagi rencana mereka kedepan mengancam sumber mata air petani yang pastinya akan berdampak pada mata pencharian masyatakat khusunya persawahan” ungkap Amrin selaku ketua GRD KK-Morowali.

Amrin juga menambahkan jika perusahaan melakukan perencanaan untuk aktivitas kedepan jangan ugal-ugalan, hargai hak masyarakat sesuai regulasi yang ada. apalagi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Tengah dan kabupaten Morowali jelas mencantumkan kecamatan Witaponda dan Bumi Raya ditetapkan dalam zona perikanan budidaya, konservasi ekosistem pesisir, wisata hingga pertanian. Seharusnya ini bisa menjadi acuan pihak PT.BTIIG bahwa wilayah ini tidak layak untuk tempat mereka beraktivitas. Apalagi dengan rencana akan membangun jalur pipa air yang bersumber dari sunggai untuk dialihkan menuju kawasan industri sangat membahayakan masa depan petani yang menjadikan air sungai sebagai faktor kesuksesan dalam bertani.

Baca Juga:  Kunker di Bumi Tepe Asa Moroso, Pangdam XXIII/PW Disambut Hangat Pemkab Morowali

“Sungai karaupa jika dialihkan kedalam kawasan PT.BTIIG maka inilah awal kehancuran petani dan gagal panen akan kita saksikan disetiap tahunya. Lumbung pangan itu hanya akan menjadi mimpi dan formalitas saja dituangkan dalam regulasi tetapi faktanya tidak mendapat perlindungan dari pemerintah”

Amrin juga meminta kepada pihak PT.BTIIG untuk hentikan rencana mengalihkan air sungai ke dalam kawasan perusahaan, karena sangat membahayakan masa depan petani. jika ini tidak dihentikan oleh pihak PT.BTIIG, apapun itu kami dari GRD KK-MOROWALI akan melakukan perlawanan bersama masyarakat dan lembaga lainya untuk melindungi mata pencharian masyarakat. Karena sudah sejak lama memberikan dampak baik dengan hasil panen sawah yang maksimal setiap tahunya kepada masyarakat setempat.

“Kecamatan Bumi Raya harus kita selamatkan bersama karena lumbung pangan berkelanjutan Morowali di kecamatan wita ponda dan bumi raya menjadi salah satu harapan kita untuk bisa menikmati hasil panen petani morowali itu sendiri jika ini bisa kita selamatkan”

Terakhir, Amrin berharap kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah agar segera merespon permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat, apalagi rencana PT.BTIIG sangat kontraversi dengan RTRW Pemerintah sampai tahun 2039. Besar dugaan kita jika aktivitas ini mereka paksakan dan pasti banyak melanggar aturan yang ada. Maka melalui harapan besar kita kepada pemerintah dalam wakru dekat telah mrlakulan tindakan dan PT.BTIIG secara terbuka dan tertulis lakukan pembatalan terhadap rencana mengalihkan air sunggai. Jika hal ini tidak ada respon dan Jawaban baik dari pemerintah atau pihak perusahaan maka kami akan lakukan perlawanan dan aksi masa bersama kaum Buruh, pelajar, Petani untuk melindungi ruang hidup dan ruang aman kita semua.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo Siang Ini
Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara
Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov
FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 
Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan
Rakornas Bidang Politik dan Keamanan KADIN Indonesia, Bamsoet Tegaskan Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman, Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional
Lantik 100 Pejabat Fungsional, Salah Satunya dari Madya ke Utama, Prof. Zudan: Ini Bukti Pengembangan Karier JF di BKN Berjalan
Perkuat Ekonomi Pesisir, IMIP Salurkan 6 Unit Kapal Nelayan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:42 WIB

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo Siang Ini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:57 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:22 WIB

FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 

Rabu, 30 September 2026 - 12:08 WIB

Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan

Berita Terbaru