Pemda Morowali Siap 100% Alokasikan Anggaran Gaji P3K, Pengangkatan Ditargetkan Agustus 2025

- Penulis

Senin, 24 Maret 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Morowali- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali memastikan kesiapan 100% dalam mengalokasikan anggaran untuk pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Bahkan, jika memungkinkan, alokasi anggaran dapat melebihi 100%. Pemda Morowali menargetkan proses pengangkatan P3K paling lambat pada Agustus 2025, dengan mekanisme yang masih menunggu persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jika regulasi memungkinkan, pengangkatan dapat dilakukan lebih awal mulai Januari 2025.

Hal ini disampaikan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Husban Laonu, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pemerintah Kabupaten Morowali dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang berlangsung pada Senin (24/03) di Ruang Rapat Komisi I DPRD Morowali. Rapat ini bertujuan untuk menindaklanjuti proses pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan P3K sesuai kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) serta BKN.

Plt. Kepala BKPSDMD Morowali, Nirmawati, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dalam RDP ini adalah penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) serta tanggal Terhitung Mulai Tugas (TMT) bagi P3K. Diharapkan, Surat Keputusan (SK) pengangkatan dapat diserahkan pada Agustus 2025.

Baca Juga:  Pj Bupati Yusman Mahbub Resmikan Gedung Baru Kantor Camat Wita Ponda

“Kategori pengangkatan P3K dibagi menjadi tiga yaitu (1) Kategori 1 – Lolos tes tahap 1, dipastikan diangkat pada Agustus 2025; (2) Kategori 2 – Masuk dalam database tetapi tidak lolos tes, berstatus P3K paruh waktu sebelum menjadi P3K penuh tanpa tes ulang; (3) Kategori 3 – Tidak lolos pemberkasan meskipun telah lulus tes, masih dalam pembahasan KemenPAN-RB. Bagi pegawai dalam Kategori 1 dan 2, pengangkatan menjadi P3K penuh dapat dibatalkan jika kinerja tidak memenuhi standar yang mencakup Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), disiplin, dan loyalitas,” jelasnya.

Lebih Jauh, Ketua Solidaritas Non-ASN Abdul Kasim menyampaikan apresiasi terhadap keseriusan Pemda dan DPRD dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer. “Kami berharap jadwal pelaksanaan pada Agustus 2025 dapat berjalan sesuai rencana, dan regulasi segera diterbitkan agar proses ini tidak tertunda lebih lama,” ujarnya.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Morowali, Yopi Sabara, serta dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Husban Laonu, Plt. Kepala BKPSDMD Morowali Nirmawati beserta jajaran, serta perwakilan Forum Solidaritas ASN.

Sumber Kominfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup
Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi
Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan
Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?
Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali
Perkuat  Kemitraan ,PWI  Silaturahmi  dengan Polda Sulawesi Tengah 
RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Pastikan Operasional dan Investasi Berlanjut
Jaga Keamanan  Tetap Kondusif, Babinsa Pererat Silaturahmi  Dengan Warga Binaan 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:22 WIB

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:02 WIB

Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:55 WIB

Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:32 WIB

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB

Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali

Berita Terbaru

Berita

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Jan 2026 - 15:22 WIB

Berita

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Jumat, 16 Jan 2026 - 02:32 WIB