Bupati Iksan Hentikan Dana Daerah 2025, Fokus pada Pembangunan Tepat Sasaran

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Morowali-Bupati Morowali Iksan Baharuddin Abdul Rauf memutuskan untuk menghentikan penyaluran Dana Daerah dalam Anggaran Pemerintah Daerah (APBD) 2025. Keputusan ini diambil agar alokasi anggaran lebih tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Setelah kami lakukan pengecekan, saya putuskan semua anggaran dalam bentuk tanggung jawab khusus Dana Daerah tidak akan dikucurkan, kecuali melalui satu pintu dengan koordinasi langsung bersama Bupati,” ujar Iksan dalam rapat bersama Kepala Dinas di Kantor Bupati Morowali, Jumat (21/3).

Iksan menilai, berdasarkan temuan di lapangan, banyak dana daerah yang tidak teralokasi secara efektif untuk kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membentuk tim khusus guna mengevaluasi dan mendiskusikan penggunaan anggaran sebelum dicairkan.

“Kenapa dana daerah kita stop? Karena saya prihatin melihat data yang ada tidak sesuai dengan kondisi di lapangan maupun dengan rencana pembangunan yang kita inginkan. Kita ingin anggaran ini benar-benar tersalurkan dengan baik,” tegasnya.

Baca Juga:  Para Babinsa Koramil 1311-03 Petasia, Dampingi Kelompok Tani Perawatan Jagung di Desa Bungintimbe 

Bupati menegaskan bahwa kebijakan ini bukan bertujuan untuk memangkas atau meniadakan anggaran, tetapi memastikan penggunaannya lebih optimal.

“Kita tidak sedang memangkas atau menghapus dana ini. Yang kita inginkan adalah memastikan anggaran daerah digunakan secara tepat. Semua pelaku anggaran harus menyiapkan satu perwakilan untuk bergabung dalam tim evaluasi yang akan didampingi oleh para asisten,” jelasnya.

Meski menghentikan penyaluran Dana Daerah, Iksan menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berlaku untuk anggaran yang bersifat operasional, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK), gaji pegawai, serta dana darurat (emergency fund).

“DAK, biaya operasional, gaji, dan dana darurat tetap kita salurkan seperti biasa. Contohnya, gaji dan THR tidak boleh ditahan,” pungkasnya.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Morowali Gelar Kegiatan Jasmani dan Rohani untuk Tingkatkan Semangat Kerja Pegawai 
Polres Morowali Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan
Rakor Regional Batch III, BSKDN Petakan Capaian dan Tantangan Implementasi Program Direktif Presiden
Panggil Menteri ESDM, Presiden Prabowo Bahas Ketahanan Energi dan Hilirisasi, Pastikan BBM Subsidi serta LPG Tetap Stabil
Energi Hijau, Jadi Fokus Pertemuan Presiden Prabowo dengan Jusuf Kalla
Bupati Iksan Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Sekolah Percontohan SDN Tangofa
IGP Morowali  jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Presiden Prabowo Resmi Buka Munas XVIII HIPMI, Tekankan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi Bangsa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:26 WIB

Imigrasi Morowali Gelar Kegiatan Jasmani dan Rohani untuk Tingkatkan Semangat Kerja Pegawai 

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Polres Morowali Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:54 WIB

Rakor Regional Batch III, BSKDN Petakan Capaian dan Tantangan Implementasi Program Direktif Presiden

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:51 WIB

Panggil Menteri ESDM, Presiden Prabowo Bahas Ketahanan Energi dan Hilirisasi, Pastikan BBM Subsidi serta LPG Tetap Stabil

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:21 WIB

Energi Hijau, Jadi Fokus Pertemuan Presiden Prabowo dengan Jusuf Kalla

Berita Terbaru

Jakarta

Panglima TNI Terima Audiensi Organisasi Pecinta Alam Wanadri

Jumat, 12 Jun 2026 - 06:01 WIB