Zulfikar Kritik Arah Pembangunan Morowali: Ibu Kota Bungku Jangan Dibelakangi

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulfikar Mahasiswa Morowali ,(FOTO:IST)


dteksinews, Morowali — Kondisi pembangunan di Kabupaten Morowali, khususnya di wilayah Ibu Kota Kabupaten Bungku, kembali mendapat sorotan. Zulfikar, mahasiswa asal Morowali, menilai pembangunan di Kota Bungku sebagai pusat pemerintahan dan pusat aktivitas ekonomi daerah belum mendapatkan perhatian yang semestinya.Minggu )23/8/2026)9

Menurut Zulfikar, Bungku seharusnya menjadi wajah utama Kabupaten Morowali. Karena itu, pembangunan tidak semestinya hanya berorientasi pada pembangunan fisik tertentu, sementara persoalan mendasar yang langsung dirasakan masyarakat justru belum mendapatkan solusi yang jelas dan solutif.

“Saya melihat hari ini ada kesan Pemerintah Kabupaten Morowali membelakangi pembangunan Kota Bungku. Bungku adalah ibu kota kabupaten, pusat pemerintahan sekaligus salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Kalau wajah ibu kota saja tidak dibenahi secara serius, lalu bagaimana kita berbicara tentang pemerataan pembangunan?” ujar Zulfikar.

Ia menyoroti kebijakan pemerintah daerah yang melakukan renovasi terhadap sejumlah fasilitas atau ikon daerah, termasuk tugu yang berada di Bahomohoni. Menurutnya, pembangunan dan penataan wajah daerah memang penting, tetapi pemerintah juga harus mampu menentukan skala prioritas berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Zulfikar mempertanyakan mengapa persoalan yang lebih mendesak, seperti kondisi Pasar Bungku dan aktivitas ekonomi masyarakat, belum mendapatkan penyelesaian yang benar-benar berpihak kepada pedagang dan masyarakat kecil.

“Kita tidak menolak pembangunan tugu atau penataan kota. Tetapi pemerintah harus melihat mana yang lebih urgen. Jangan sampai kita sibuk mempercantik simbol, sementara pasar sebagai pusat ekonomi masyarakat justru menghadapi persoalan dan pedagang menjadi korban dari kebijakan yang tidak tepat,” katanya.

Menurutnya, persoalan pembangunan Morowali tidak dapat hanya dilihat dari seberapa banyak proyek fisik yang dibangun. Pembangunan harus diukur dari sejauh mana kebijakan pemerintah mampu meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

Ia juga menilai berbagai sektor kehidupan masyarakat Morowali saat ini menghadapi tantangan.

Baca Juga:  Pengurus PWI Kabupaten Morowali Terbentuk, Ini Nama -nama Pengurusnya

Petani, nelayan, pedagang, hingga masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sektor ekonomi lokal, menurutnya, membutuhkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan  dasar mereka.

“Nasib masyarakat Morowali hari ini sangat miris jika pemerintah hanya melihat pembangunan dari angka proyek dan pembangunan fisik. Pemerintah harus turun melihat langsung bagaimana kondisi petani, nelayan, pedagang dan masyarakat kecil. Mereka membutuhkan keberpihakan kebijakan, bukan sekadar pembangunan yang terlihat dari luar,” tegas Zulfikar.

Sebagai mahasiswa Morowali, Zulfikar menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan semata-mata untuk menyerang pemerintah daerah, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap arah pembangunan daerah dan masa depan masyarakat Morowali.

Ia meminta,Bupati Morowali dan jajaran pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai belum menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah juga diminta membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas agar kebijakan pembangunan tidak hanya lahir dari perspektif pemerintah, tetapi juga berdasarkan kondisi nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kami tidak sedang mencari kesalahan pemerintah. Kami ingin pemerintah hadir dengan kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Morowali bukan hanya tentang investasi dan pembangunan fisik. Morowali juga tentang petani, nelayan, pedagang, pemuda, dan seluruh masyarakat yang setiap hari menggantungkan hidupnya di daerah ini,” ungkapnya.

Zulfikar berharap, Pemerintah Kabupaten Morowali kembali menempatkan pembangunan Kota Bungku sebagai salah satu prioritas strategis, termasuk pembenahan kawasan perkotaan, fasilitas publik, pasar, infrastruktur dasar, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, wajah ibu kota kabupaten mencerminkan wajah pemerintah daerah. Karena itu, Bungku harus dibangun secara serius, terencana, dan berkelanjutan.

“Jangan sampai kita membangun apa yang terlihat indah, tetapi melupakan apa yang paling dibutuhkan rakyat. Karena ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya berdirinya bangunan, tetapi ketika masyarakat merasakan bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk mereka.”Pungkasnya ,(*/pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkum Supratman di Depan Forum Jurnalis ASEAN: Teknologi Berkembang, Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi
Bupati Iksan Resmikan Listrik 24 Jam di Dua Wilayah Kepulauan Morowali
Lantik Pengurus Golkar Menui Kepulauan, Iksan Instruksikan Kader Bekerja untuk Rakyat
Setelah Tahun 2018, Kapolres Morowali Kembali Kunjungi Menui Kepulauan
Polres Morowali  Tangkap, Terduga Pelaku Tindak Pidana Pelecehan Seksual di Kawasan PT IMIP 
Satgas Yonif 147/KGJ Pos Kramamongga Gelar Sweeping Kendaraan, Jaga Stabilitas Keamanan
Praktek Langsung, Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Magang di IMIP
Dandim 1311/Morowali Tegaskan TNI Hadir Jaga Kondusivitas,Forkopimda Tampung Aspirasi Warga Matarape
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Menkum Supratman di Depan Forum Jurnalis ASEAN: Teknologi Berkembang, Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Bupati Iksan Resmikan Listrik 24 Jam di Dua Wilayah Kepulauan Morowali

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Lantik Pengurus Golkar Menui Kepulauan, Iksan Instruksikan Kader Bekerja untuk Rakyat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Setelah Tahun 2018, Kapolres Morowali Kembali Kunjungi Menui Kepulauan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Polres Morowali  Tangkap, Terduga Pelaku Tindak Pidana Pelecehan Seksual di Kawasan PT IMIP 

Berita Terbaru