Tingkatkan Ekosistem Inovasi, BSKDN Kemendagri Dorong Kabupaten Kotabaru Segera Bentuk BRIDA

- Penulis

Jumat, 26 Juli 2024 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Jakarta- Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk segera membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). Upaya tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan ekosistem inovasi di wilayah Kotabaru.

“Kami pada prinsipnya mengapresiasi dan menyambut baik rencana pembentukan Perda (Peraturan Daerah) tentang BRIDA sesuai dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pedoman, Pembentukan, dan Nomenklatur Badan Riset dan Inovasi Daerah,” ungkap Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat menerima kunjungan kerja (Kunker) Pemkab Kotabaru di Ruang Command Center dan Coworking Space BSKDN pada Kamis, 25 Juli 2024.

Dia melanjutkan, pembentukan BRIDA di Kabupaten Kotabaru merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing daerah melalui inovasi. Menurutnya, BRIDA juga dapat menjadi motor penggerak utama dalam mengintegrasikan riset dan inovasi di berbagai sektor, sehingga dapat memberikan solusi konkret terhadap tantangan pembangunan yang dihadapi daerah. “Saat ini kita perlu memiliki pusat-pusat (lembaga penelitian) untuk bisa merumuskan evidence bagi pengambilan kebijakan yang lebih efektif dan efisien,” terangnya.

Baca Juga:  Sriwijaya Air Resmi Landing Perdana di Morowali, Harga Tiket Turun Jadi Rp900 Ribu

Selain pembentukan BRIDA, Yusharto mengimbau Pemkab Kotabaru dapat meningkatkan ekosistem inovasi melalui replikasi inovasi atau memperbaiki inovasi yang sudah ada, dengan catatan replikasi tersebut disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi Pemkab Kotabaru. Untuk mempermudah proses replikasi, Yusharto menyarankan Pemkab Kotabaru untuk mengakses aplikasi Tuxedovasion yang memuat informasi hingga 14 ribu inovasi.

“Dalam pelaporan inovasi melalui aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID) kami tidak menilai inovasi per inovasi tetapi ekosistem inovasi. Untuk meningkatkan jumlah inovasi Bapak/Ibu bisa renewing atau memperbaiki inovasi yang sudah ada,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga menyoroti pentingnya kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media dalam menciptakan ekosistem inovasi yang kuat. “Kami siap membantu Bapak/Ibu untuk meningkatkan inovasi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD di wilayah Kotabaru,” pungkasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panglima TNI Dorong Brigif TP dan Yon TP Optimalkan Potensi Wilayah
Presiden Prabowo  Memberikan  Lima Taklimat kepada  800 Perwira Tinggi TNI-Polri 
Anak Hilang Ditemukan,  Polsek Bahodopi Bantu Pulangkan kepada Keluarga
Investor Daily Summit 2026, Bamsoet Dorong Kolaborasi Danantara, BUMN dan Swasta Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah
“Luck is not a Strategy”: AHY Bawa Kemenko Infrastruktur Jadi Kemenko Pertama Ekspose Manajemen Talenta di BKN
IMIP dan Geliat Ekonomi Bahodopi
Diduga Mahasiswa Untad Palu, Jadi Korban Pengeroyokan Seniornya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Panglima TNI Dorong Brigif TP dan Yon TP Optimalkan Potensi Wilayah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Presiden Prabowo  Memberikan  Lima Taklimat kepada  800 Perwira Tinggi TNI-Polri 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Anak Hilang Ditemukan,  Polsek Bahodopi Bantu Pulangkan kepada Keluarga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Investor Daily Summit 2026, Bamsoet Dorong Kolaborasi Danantara, BUMN dan Swasta Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah

Berita Terbaru