Terima kasih Direktur PDAM ! Meteran Air di Kantor PWI Morowali sudah Normal Kembali 

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 03:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi meteran Air di Kantor PWI Morowali sudah normal kembali,(foto dok: dteksinews.co.id)

 

dteksinews, Morowali- Luar biasa tenaga teknis Perumahan Daerah Air Minum ( PDAM) Kabupaten Morowali telah bekerja dengan profesional, akhirnya keluhan pelanggan dapat dilayani dengan baik.Sabtu(21/2/2026)

Dalam waktu tidak lama dua orang tenaga teknis PDAM dapat memperbaiki meteran tersebut dengan maksimal.Sehingga meteran di Kantor Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Kabupaten Morowali Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali menjadi nomal seperti semula.

“Ini adalah bentuk profesional pihak petugas PDAM Morowali yang selalu siap bekerja untuk melayani pelangganya,”kata Supriyono.

Untuk itu, berharap sebagai pelanggan,PDAM Morowali terus ditingkatkan pelayanannya dan jangan alergi kritikan, karena kritikan sifatnya membangun, bukan menjatuhkan.

” Tidak ada sebab kalau tidak ada akibat”

“Terima kasih Pak Direktur PDAM Morowali Mustari !, sudah memberikan pelayanan perbaikan meteran air di Kantor Sekretariat PWI Kabupaten Morowali,”ujar Sekretaris PWI Morowali Supriyono .

Baca Juga:  Pemkab Morowali dan BPKP Perwakilan Sulteng Tandatangani MoU Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Perlu diketahui, berdasarkan rencana perubahan bentuk hukum menjadi Perumda (Perusahaan Umum Daerah), PDAM Morowali difokuskan untuk meningkatkan efisiensi layanan dasar air bersih secara profesional, fleksibel, dan akuntabel kepada masyarakat. Fokus utamanya adalah memperkuat pelayanan air bersih, meningkatkan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas distribusi.

Misi utama yang difinalisasi (Ranperda):

Optimalisasi Layanan: Meningkatkan cakupan dan kualitas layanan air bersih, termasuk keandalan sistem produksi dan distribusi.

Manajemen Profesional: Mengubah tata kelola menjadi lebih efisien dan mandiri, selaras dengan status baru sebagai Perumda.

Kualitas & Kuantitas: Memastikan penyediaan air yang memenuhi standar kesehatan secara terus-menerus.

Keberlanjutan: Mengelola sumber daya air baku secara berkelanjutan.

Perubahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur pelayanan dasar air minum di Kabupaten Morowali.(Tim)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan
Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS
Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat
Polsek Cengkareng Gagalkan Peredaran 2.500 Butir Obat Keras Daftar G, Satu Pengedar Diamankan
Pemerintah  Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan 
Polres Morowali, Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan di Penginapan LIA Desa Lalampu 
Wairjenad Serahkan Paket Makanan Bergizi kepada Warga Umbele 
Menkomdigi:Stop Rekam Orang Diam-diam Termasuk Diruang Publik, Langgar UU PDP dan Etika 
Berita ini 43 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:00 WIB

MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:08 WIB

Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Polsek Cengkareng Gagalkan Peredaran 2.500 Butir Obat Keras Daftar G, Satu Pengedar Diamankan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah  Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan 

Berita Terbaru