Tanaman Asal Filipina Pemakan Logam Beracun 

- Penulis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanaman Pemakan Logam Beracun, Rinorea niccolifera tanaman asli Luzon Filipina, (foto: ist)

 

 

dteksinews, Filipina- Bayangin ada tanaman yang hidup di tanah beracun, penuh logam berat, tapi bukannya mati… dia malah bahagia dan makin sehat. Nah, kenalin: Rinorea niccolifera, tanaman asli Luzon, Filipina, yang doyan banget nyerap nikel. Iya, logam berat itu, yang biasanya bikin tanaman lain langsung KO.

Yang keren, tanaman ini bisa nyimpen nikel sampe 18.000 ppm di daunnya, itu ribuan kali lebih banyak dari tanaman biasa. Tapi anehnya, dia gak tumbang, gak layu, malah tetep hijau ceria kayak gak terjadi apa-apa. Udah kayak superhero versi tumbuhan.

Nah, kemampuan ajaib ini bikin Rinorea jadi bintang di dunia fitoremediasi. Ini teknik bersihin tanah tercemar pake tanaman. Gak perlu alat berat atau cairan kimia mahal. Cukup tanam, tunggu dia nyerap racun, panen, dan… tanah jadi bersih.

Lebih ramah lingkungan, lebih hemat, gak bikin pusing kepala (kecuali perusahaan tambang sih).

Baca Juga:  Hardiknas 2025, Bupati Iksan Hadiahkan Insentif untuk Guru Morowali

Dan gak berhenti di situ, daunnya yang penuh nikel itu juga bisa dipakai buat fitomining alias menambang logam dari tumbuhan. Iya, sekarang logam bisa dipanen, bukan digali! Daun beracun jadi uang, siapa sangka?

Gak cuma Rinorea, ada juga si pakis lokal Pteris melanocaulon yang jago nyerap tembaga dan arsenik. Jadi Filipina punya duo maut pembersih tanah, cocok banget buat bekas lahan tambang atau tanah rusak.

Akar mereka juga ikut bantu: nahan tanah biar gak longsor, ngerem logam biar gak nyebar, dan bikin alam pelan-pelan pulih.

Tanaman-tanaman ini mungkin kecil, tapi kerjanya gede. Bisa jadi solusi masa depan buat bersihin bumi tanpa bikin makin rusak.

Siapa sangka, penyelamat lingkungan datangnya dari daun, bukan pemerintah bagian lingkungan hidup.(***)

 

Sumber:

*PhytoKeys: Discovery of Rinorea niccolifera

*Chemosphere (2020): Study on Pteris melanocaulon

*Data dikaji ulang oleh para ahli botani dan geokimia Filipina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Mendorang Negara-Negara  ASEAN  Percepat Diversifikasi  Energi 
Hadiri KTT Khusus  BIMP-EAGA, Presiden  Prabowo Soroti Isu Krusial Ketahanan Energi 
Hebat ! Babinsa Bahodopi Inovatif, Sulap Sampah Plastik Jadi Solar B-40
JMSI Sulawesi Tengah, Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Hina Jurnalis
Buruh SMIP Rayakan May Day dengan Tanam 1.001 Mangrove di Morowali
CSR IMIP Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Lokal
Saat Apel Pagi, Bupati Morowali Ingatkan ASN Jalankan Pemerintahan Sesuai Aturan
Demo Jilid II,AMKI Ancam Duduki Kantor PT IHIP
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:24 WIB

Presiden Prabowo Mendorang Negara-Negara  ASEAN  Percepat Diversifikasi  Energi 

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:55 WIB

Hadiri KTT Khusus  BIMP-EAGA, Presiden  Prabowo Soroti Isu Krusial Ketahanan Energi 

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:50 WIB

Hebat ! Babinsa Bahodopi Inovatif, Sulap Sampah Plastik Jadi Solar B-40

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:20 WIB

JMSI Sulawesi Tengah, Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Hina Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 13:23 WIB

Buruh SMIP Rayakan May Day dengan Tanam 1.001 Mangrove di Morowali

Berita Terbaru

Daerah

Lagi, PT Vale Buka Loker untuk Masyarakat Lokal 

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:25 WIB

Daerah

UKW di Morut, Tri Putra Tekankan Profesionalisme Wartawan

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:17 WIB